Kabupaten Bekasi Terima 22.815 Dosis Vaksin Sinovac untuk Petugas Pelayanan Publik

loading...
Kabupaten Bekasi Terima 22.815 Dosis Vaksin Sinovac untuk Petugas Pelayanan Publik
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Bekasi menerima alokasi 22.815 dosis vaksin COVID-19 untuk pelaksanaan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik di daerah itu. Sebelumnya Kabupaten Bekasi mengajukan 468.000 dosis vaksin COVID-19 bagi 234.000 petugas pelayanan publik.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny, mengatakan, meskipun tidak sesuai pengajuan, vaksinasi tahap kedua bagi para petugas pelayanan publik di wilayahnya mulai dilaksanakan pada Senin (1/3/2021) mendatang setelah menyelesaikan vaksinasi tahap pertama untuk dosis kedua bagi tenaga kesehatan.

Baca juga: Lampaui Jakarta, Nakes di Kabupaten Bekasi yang Belum Divaksin Covid-19 hanya Tersisa 10%

”Kita inginnya sesuai pengajuan, tapi nanti kita akan mengusulkan kembali agar sesuai dengan usulan pertama,” katanya, Sabtu (27/2/2021).

Rencananya vaksinasi massal lanjutan ini menyasar petugas pelayan publikm seperti anggota kepolisian dan TNI, aparatur sipil negara, Satpol PP, petugas pemadam kebakaran, tenaga pendidik, hingga pedagang pasar.





Pemerintah daerah sudah menyiapkan lokasi vaksinasi tahap kedua yang dipusatkan di Komplek Stadion Wibawa Mukti, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur. Sejumlah lokasi seperti fasilitas kesehatan, kantor-kantor pelayanan publik, kantor kecamatan, hingga sekolah juga sudah disiapkan sebagai lokasi vaksinasi.

Baca juga: Kemenkes: Kabar Wartawan Terpapar COVID-19 Usai Divaksinasi Tidak Benar

Selain petugas pelayanan publik, vaksinasi tahap kedua juga diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang belum mendapatkan alokasi vaksin di tahap sebelumnya. Saat ini masih ada 5.040 tenaga kesehatan yang belum disuntik vaksin akibat keterbatasan jumlah vaksin yang dialokasikan pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi.

”Skema kami adalah saat vaksinasi pelayan publik nanti digabung dengan tenaga kesehatan yang belum divaksin. Jadi vaksinnya untuk 5.040 nakes kemudian sisanya untuk petugas pelayanan publik,” ungkapnya.



Sementara bagi pelayan publik yang belum bisa divaksin pekan depan akan diikutsertakan pada pelaksanaan vaksinasi selanjutnya setelah ada vaksin tambahan.

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, ada 234.000 petugas pelayanan publik yang diajukan untuk menerima suntik vaksin tahap kedua. Pihaknya masih menunggu alokasi tambahan dosis vaksin dari provinsi.

”Sambil menunggu vaksin tambahan kami akan melaksanakan vaksinasi tahap kedua di awal pekan depan,” tegasnya.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top