Lewat Silaturahmi Kapolresta Tangerang, Panitia Batalkan Isra Mi'raj Habib Ali

loading...
Lewat Silaturahmi Kapolresta Tangerang, Panitia Batalkan Isra Miraj Habib Ali
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, wilayah Kabupaten Tangerang masih Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. ILustrasi/SINDOnews
TANGERANG - Kegiatan Isra Miraj , di Kampung Kebon Kelapa, Desa Lembangsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang , akhirnya dibatalkan panitia.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, wilayah Kabupaten Tangerang masih Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Acara yang mengundang keramaian dibatasi. Panitia memahami aturan tersebut. Atas petunjuk dan persetujuan Habib Ali akhirnya kegiatan dibatalkan," kata Wahyu, Selasa (23/2/2021). (Baca juga; Banjir Priuk Tangerang Masih Setinggi Atap Rumah, Warga Bertahan di Tempat Pengungsian )

Dia menjelaskan, semua kegiatan yang mengundang kerumunan orang banyak, baik kegiatan sosial maupun keagamaan, diharapkan ditunda terlebih dahulu sesuai dengan kebijakan Pemerintah.



"Panitia atas persetujuan Habib Ali, pemuka agama setempat, sepakat untuk membatalkan acara itu. Selanjutnya, panitia membongkar tenda dan panggung Isra Miraj," sambung Wahyu.

Menurut dia, langkah membatalkan kegiatan peringatan hari besar Islam (PHBI) merupakan langkah yang layak dijadikan teladan. Panitia, kata Wahyu, dapat menjadi contoh dan patut ditiru. (Baca juga; Warung Cashback Tangerang: Pulang Bawa Barang, Uang Tak Berkurang )

"Bukan kami melarang peringatan Isra Miraj. Namun, saat ini masih kondisi pandemi COVID-19 dan melaksanakan Inmendagri No 3 tahun 2021. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita bersama. Saya ucapkan terima kasih," jelasnya.



Sementara itu, Kapolda Banten, Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto mengapresiasi pendekatan yang dilakukan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro kepada panitia acara Isra Miraj. "Tidak ada kata melarang-larang. Berkat pendekatan silaturahim, semua menyadari akan ancaman COVID-19. Patut dicontoh sikap warga itu," pungkasnya.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top