Disuruh Beli Kopi oleh Pria Berpakaian ala TNI, Pemuda Ini Harus Kehilangan Motor Sport

loading...
Disuruh Beli Kopi oleh Pria Berpakaian ala TNI, Pemuda Ini Harus Kehilangan Motor Sport
Seorang pemuda kehilangan sepeda motor sport miliknya setelah diminta membeli kopi oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Seorang pemuda kehilangan sepeda motor sport miliknya setelah diminta membeli kopi oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota TNI. Video pencurian yang tersebar di media sosial tersebut terlihat seorang yang bercelana loreng dan berkaus ala-ala TNI tersebut membawa kabur motor sport Suzuki berwana biru.

Momen pencurian tersebut terekam dalam video yang viral di media sosial. Kapolsek Gambir AKBP Kadek Budiyarta mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat korban inisial AL telah membuat janji bertemu pelaku di lokasi.

"Jadi kejadian itu Senin, 18 Januari 2021 lalu pukul 14.00 WIB ya. Korban ini kenal di Facebook sama pelaku. Dia mau cari lowongan pekerjaan, terus janjian ketemuan di Jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat di Gedung SOS itu," kata Kadek kepada wartawan Kamis (21/1/2021).

Keduanya pun bertemu di lokasi sesuai janji yang telah disepakati. Menurut Budi, keduanya sempat terlibat percakapan ringan saat bertemu. Baca: Ini Alasan Pelaku Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Istri Isa Bajaj



Namun, pelaku kemudian meminta korban membeli kopi untuk mereka berdua. Korban yang tanpa rasa curiga kemudian menuruti permintaan pelaku. Nahas bagi korban, saat dia tengah membeli kopi, pelaku kemudian membawa kabur motornya tersebut.

"Jadi korban disuruh beli kopi. Nah pas beli kopi motor si korban ini langsung dibawa kabur," tegas Kadek. Kadek memastikan korban tidak menjadi korban hipnotis oleh pelaku. Dia menyebut saat itu AL dalam keadaan sadar saat tengah berbincang dengan pelaku.

Terkait seragam loreng yang dimiliki pelaku, Kadek menyebutkan pihaknya belum bisa memastikan pelaku merupakan oknum anggota TNI. Hingga saat ini pihaknya masih dalam penyelidikan dalam menangkap pelaku tersebut. "Itu masih kita lidik masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi yang masih mau tanyakan dulu. Kita lagi periksa saksi-saksi sama CCTV," ucapnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top