Yayasan Tri Asih Jadi Klaster Baru COVID-19

loading...
Yayasan Tri Asih Jadi Klaster Baru COVID-19
Yayasan Tri Asih, Kebon Jeruk, Jakarta Barat menjadi klaster baru COVID-19, setelah 79 penghuni panti dan karyawan dinyatakan positif COVID-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Yayasan Tri Asih, Kebon Jeruk, Jakarta Barat , menjadi klaster baru COVID-19 , setelah 79 penghuni panti dan karyawan dinyatakan positif COVID-19. Saat ini seluruh penghuni dan karyawan menjalani isolasi mandiri di dalam panti.

Polres Metro Jakarta Barat juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi karantina. Saat ini panti sudah ditutup untuk umum. Masyarakat dilarang memasuki area panti selama proses karantina berlangsung.

"Untuk melakukan penyemprotan disinfektan tentunya ini adalah bagian dari kegiatan kemanusiaan. Ini langkah kita untuk bisa memutus mata rantai penyebaran COVID-19," kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

Selain itu, Polres Jakarta Barat juga memberikan bantuan berupa sembako, vitamin, hingga masker. Polisi memastikan jika protokol kesehatan dijalankan dengan baik oleh pihak yayasan selama proses karantina.



Lebih lanjut, Ady mengatakan, sampai dengan hari ke-8 isolasi, kondisi para pasien terbilang baik. Tidak ada situasi gawat darurat yang mengharuskan pasien dirujuk ke rumah sakit. (Baca juga; Ringankan Beban Rakyat, Perindo Beri Bantuan Pangan ke Panti Asuhan Agape )

"Mudah-mudahan nanti pada waktunya bisa semakin baik, karena memang dari 79 orang itu semuanya adalah OTG, secara fisik mereka tidak ada gejala," jelasnya. (Baca juga; 35 Anak Down Syndrome Tri Asih Kebon Jeruk Terpapar COVID-19 )

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Tri Asih, T.A Widhiharsanto membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, seluruh penghuni panti yang terpapar tidak menunjukan gejala COVID-19. Sehingga saat ini hanya menjalani isolasi mandiri. "Iya betul ini sudah isolasi mandiri hari ke-8 jadi sudah lewat setengah jalan," kata Widhi saat dihubungi, Sabtu (16/1/2021).



Yayasan Tri Asih merupakan panti yang merawat anak-anak hingga orang dewasa berkebutuhan khusus dari berbagai wilayah. Di panti tersebut juga terdapat beberapa orang karyawan yang bertugas mendampingi penghuni.

Adapun mereka yang terpapar COVID-19 terdiri dari penghuni panti 35 anak, pendamping panti rawat 36 anak, karyawan lain yang membantu mendamping anak 8 orang. Saat ini seluruhnya dipastikan dalam keadaan baik, tidak ada gejala sedang maupun berat yang dirasakan.
(wib)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top