Ini Lima Permasalahan di Jakarta yang Paling Banyak Dilaporkan Warga melalui CRM

loading...
Ini Lima Permasalahan di Jakarta yang Paling Banyak Dilaporkan Warga melalui CRM
Kata kunci yang paling banyak digunakan dalam deskripsi laporan di CRM Pemprov DKI Jakarta sepanjang tahun 2020. Foto: Dok Pemprov DKI
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah infografik tentang data laporan Cepat Respon Masyarakat (CRM) di Pemprov DKI Jakarta sepanjang tahun 2020. Anies pun berterima kasih untuk Smartcitizen yang sudah melaporkan permasalahan di Jakarta selama tahun 2020.

Baca juga: Anies Minta Masyarakat yang Telah Divaksin Tetap Gunakan Protokol Kesehatan

"Penasaran enggak bagaimana data laporan dari warga Jakarta yang masuk melalui CRM selama 2020? Di sini, tim Jakarta Smart City akan memberikan sedikit informasi tentang data laporan CRM di Pemprov DKI Jakarta sepanjang tahun 2020. Yuk, cari tahu secara rinci satu persatu melalui infografik berikut," tulis Anies dalam laman Instagramnya, Sabtu (16/1/2021).

Ini Lima Permasalahan di Jakarta yang Paling Banyak Dilaporkan Warga melalui CRM




Adapun lima teratas dari kanal pengaduan CRM yang sering digunakan, yaitu kanal Qlue dengan 55.153 laporan, kedua JAKI dengan 51.675, ketiga Twitter sebanyak 13.511, keempat email sebanyak 5.324, dan terakhir Facebook sebanyak 4.542 laporan.

"Lima kategori favorit yang paling banyak dilaporkan, yaitu gangguan ketenteraman sebanyak 15.968 laporan, kedua sampah dengan 14.494 laporan, parkir liar sebanyak 14.493, pohon sebanyak 8.199 dan pelanggaran peraturan daerah atau gubernur sebanyak 7.860," tulis laporan tersebut.

Ini Lima Permasalahan di Jakarta yang Paling Banyak Dilaporkan Warga melalui CRM




Sepanjang 2020 sedikitnya ada 137.776 laporan warga melalui aplikasi JAKI di kanal CRM. Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan 99,85 persen atau 137.574 pengaduan. Penyelesaian laporan rata rata sekitar 40,22 jam.
(thm)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top