Sidak Perkantoran dan Mal, Wagub DKI Pastikan Pelaku Usaha Taati Atura PSBB

loading...
Sidak Perkantoran dan Mal, Wagub DKI Pastikan Pelaku Usaha Taati Atura PSBB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria didampingi Kadisnakertrans Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin Plt Kadisparekraf Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya dan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Setal
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 di perkantoran, hotel, apartemen dan mal di Ciputra World 1 & 2, Jakarta Selatan. Sidak ini dilakukan untuk memastikan pengetatan PSBB berjalan maksimal di DKI Jakarta pada 11-25 Januari 2021.

Dalam kesempatan ini, Ariza turut didampingi Kadisnakertrans Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah; Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta, Arifin; Plt Kadisparekraf Provinsi DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya; dan Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Setalan, Isnawa Adji.

"Jadi, hari ini saya, atas petunjuk pak Gubernur, kami melakukan pengawasan, peninjauan, dan penindakan beberapa tempat, seperti, mall, hotel, apartemen, dan perkantoran. Alhamdulillah, sejauh penglihatan dan pengetahaun saya, para pelaku usaha sudah cukup baik, disiplin melakukan protokol kesehatan PSBB," kata Wagub Ariza setelah sidak, Rabu 13 Januari 2021.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan, perkantoran sudah memberlakukan pembatasan pekerja sampai 25 persen. "Di perkantoran, saya lihat ada pembatas-pembatas. Tentu, kami, Satpol PP, Disnaker, Dishub, Dinas Pariwisata, terus melakukan pemantauan," sambungnya. Baca juga: Ini Jenis Masker yang Bisa Dipakai demi Mendukung PSBB Ketat Jakarta



Untuk diketahui, sebelumnya, Satpol PP Provinsi DKI Jakarta telah mengawasi 833 tempat. Dari hasil tersebut, Wagub Ariza menyatakan, ada yang dihentikan sementara dan mendapat teguran tertulis. "Selain itu, dari Disnaker melaporkan ada perkantoran yang ditutup, karena terdapat kasus Covid-19 dan melanggar protokol kesehatan," ungkapnya.

Arizaturut berterima kasih kepada pihak perkantoran, hotel, apartemen, dan restoran yang sudah memperlihatkan kedisiplinan dalam menerapkan pembatasan dan protokol kesehatan selama tiga hari pertama pengetatan PSBB. Kedisiplinan sangat membantu upaya mengurangi dan memutus mata rantai penularan Covid-19.

Pengetatan PSBB tentu berdampak pada pelaku usaha. "Namun, kami minta bersabar dan mari berjuang bersama-sama. Kita pastikan bahwa kasus Covid-19 di Jakarta harus segera menurun," ujarnya. Baca juga: PSBB Ketat Dimulai, eh.. PPKM ding! Mal Tambah Megap-megap



Wagub Ariza mengingatkan, kasus Covid-19 di Jakarta saat ini masih tinggi. "Hasil hari ini, jumlah kasus sampai 3.476. Ini juga disebabkan testing yang meningkat. Pemprov DKI Jakarta selalu memastikan peningkatan testing," imbuhnya.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top