Polda Metro Jaya, Kantor Besar Kepolisian Jakarta yang Dulunya Berlokasi di Medan Merdeka Barat

loading...
Polda Metro Jaya, Kantor Besar Kepolisian Jakarta yang Dulunya Berlokasi di Medan Merdeka Barat
Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Foto: Dok SINDOnews
JAKARTA - Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya atau Polda Metro Jaya saat ini menjadi perhatian masyarakat. Terlebih kini Polda Metro Jaya tengah melakukan pemeriksaan terkait kerumunan kegiatan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Bahkan, rencananya Habib Rizieq akan diperiksa di Polda Metro Jaya pada Senin (7/12/2020).

Nah, mau tahu sekelumit tentang Polda Metro Jaya? Berikut informasi yang berhasil dikumpulkan SINDOnews melalui situs reskrimsus.metro.polri.go.id, Jumat (4/12/2020).

Cikal bakal kepolisian Jakarta dibentuk oleh penjajah Belanda jauh sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. Sejarah hari jadi Polda Metro Jaya diawali dari sejarah kepolisian Batavia pada 1936 yang kantornya berada di Jalan Medan Merdeka Barat (Koningsplein West). Berhadapan dengan Jalan Museum dan berdampingan dengan lapangan Ikada (sekarang adalah Taman Monas). (Baca juga: Geramnya Kapolda Metro Jaya Melihat Ormas Berperilaku Preman)

Pada 9 Maret 1942 Pemerintah Hindia Belanda resmi menyerah tanpa syarat kepada tentara Dai Nippon atau Jepang. Kemudian, Kepala Pemerintahan Tentara Jepang melalui Surat Maklumatnya menyatakan mulai 8 Desember 1942 tepatnya pada hari pembangunan Asia Raya mengubah nama Batavia menjadi Jakarta. Jepang membentuk Kantor Pusat Kepolisian di Jalan Juanda, Jakarta.
Polda Metro Jaya, Kantor Besar Kepolisian Jakarta yang Dulunya Berlokasi di Medan Merdeka Barat

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Foto: SINDOnews/Isra Triansyah



Pada 6 Desember 1949 Kepala Kepolisian Negara membentuk Kepolisian Komisariat Jaya dan mengangkat Komisaris Besar Politik Tk I R Ating Natadikusuma sebagai Kepala Kantor Komisariat Jaya yang berkantor di Medan Merdeka Barat. “Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah lahirnya Kepolisian Daerah Jakarta Raya dan sekitarnya (saat ini Polda Metro Jaya),” seperti dikutip dari reskrimsus.metro.polri.go.id, Jumat (4/12/2020).

Kemudian, pada 1963 Polisi Komisariat Jakarta Raya pindah ke Jalan Sudirman No 55, Jakarta Selatan. Hal itu sejalan dengan perencanaan tata kota Jakarta di mana Taman Monas akan dijadikan paru-paru kota. (Baca juga: Kapolda Metro Jaya: Jakarta Terlalu Mahal, Jangan karena Ulah Segelintir Orang, Jakarta Jadi Tidak Aman)

Sebagai satu-satunya Polda di Indonesia yang memiliki status A+ atau A khusus karena kedudukannya menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota wajar memang bila Polda Metro Jaya selalu menjadi sorotan. Untuk itu, penanganan hukum yang diambil harus berlandaskan keadilan.



Polda Metro Jaya dipimpin oleh seorang pejabat kepolisian daerah berpangkat bintang dua atau Inspektur Jenderal Polisi. Saat ini, pucuk kepemimpinan dijabat Irjen Pol Fadil Imran.
(jon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top