Kontak Erat dengan Anies dan Ariza, 437 Orang Ikuti Tes Usap PCR

loading...
Kontak Erat dengan Anies dan Ariza, 437 Orang Ikuti Tes Usap PCR
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Foto/Dok/SINDOphoto
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta langsung melakukan pelacakan kontak (contact tracing) secara aktif kepada orang di lingkungan kegiatan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 . Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Anies telah menjalani tes usap PCR pada Senin 30 November dan Wagub Ariza telah menjalani tes usap PCR pada Jumat 27 November 2020.

"Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta dan jajaran langsung melakukan pelacakan kontak. Hingga Selasa (1 Desember) kemarin, kami di Dinkes DKI Jakarta dan jajaran telah mencatat 158 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Gubernur dan 279 orang telah dilakukan tes usap dari kontak erat Wakil Gubernur sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," tarang Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti, Rabu (2/12/2020). (Baca juga: Anies Positif Covid-19, Warganet Doakan Kesembuhan Gubernur DKI )

Widyastuti mengungkapkan, Anies dan Ariza selama ini telah rutin melakukan tes usap PCR minimal 1-2 minggu sekali sehingga relatif bisa terdiagnosis secara dini sehingga mendapatkan penanganan dengan cepat dan tepat. Selain itu, dia juga menyebut pelacakan kontak menjadi lebih cepat dilakukan setelah dikonfirmasi positif.

Ia juga mengapresiasi peran serta masyarakat yang aktif melapor langsung ke puskesmas untuk dilakukan tes usap PCR bila berstatus kontak erat dengan Anies maupun Ariza. (Baca juga: Terkonfirmasi Positif Covid-19, Wagub DKI Sampaikan dalam Kondisi Baik )



"Sesuai dengan definisi dari Kemenkes bahwa kontak erat adalah orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19. Jadi pelacakan kontak (contact tracing) yang kami lakukan bukan menyatakan siapa yang tertular dari Gubernur maupun Wakil Gubernur, tapi siapa saja yang tertular bersama Gubernur dan Wakil Gubernur. Data kasus konfirmasi positif hasil contact tracing bukan menentukan penularnya dari Gubernur maupun Wakil Gubernur, tapi menentukan klaster kasus yang bersamaan terjadi selama masa inkubasi Covid-19,” paparnya.

Widyastuti kemudian menjelaskan, dari 158 kontak erat Gubernur selama periode tracing pada Selasa 1 November, hasilnya adalah 5 orang positif, 111 lainnya negatif dan 42 orang masih menunggu hasil. Sedangkan dari 279 kontak erat Wakil Gubernur selama periode tracing 28 November - 1 Desember, hasilnya adalah 19 positif, 185 negatif dan 75 orang lainnya masih menunggu hasil.

Mereka yang terkonfirmasi positif kemudian menjalani isolasi mandiri ataupun perawatan sesuai dengan derajat gejala yang dialaminya. "Sekali lagi, kami menegaskan bahwa mereka yang terkonfirmasi positif dari hasil pelacakan kontak tidak menentukan sumber penularannya adalah Gubernur ataupun Wakil Gubernur," kata Widyastuti. (Baca juga: Anies Baswedan dan Wakilnya Positif COVID-19, Kemendagri Doakan Segera Sembuh )



Dia mengatakan, saat ini belum ditemukan kasus positif di antara mereka yang berinteraksi langsung dengan Anies baik dari keluarga maupun tim kerja setelah Gubernur dikonfirmasi positif. Kepada mereka yang terkonfirmasi positif sedang dalam proses penelusuran lebih lanjut.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top