Jelang Nataru, PT KAI Waspadai 355 Titik Rawan Longsor di Jalur Rel Kereta di Pulau Jawa

loading...
Jelang Nataru, PT KAI Waspadai 355 Titik Rawan Longsor di Jalur Rel Kereta di Pulau Jawa
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mewaspadai 355 titik rawan longsor sepanjang jalur kereta di Pulau Jawa. Foto/Iustrasi/Istimewa
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mewaspadai 355 titik rawan longsor sepanjang jalur kereta di Pulau Jawa. Hal ini merupakan persiapan PT KAI dalam menghadapi angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mendatang.

“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan perjalanan kereta api di masa Natal dan Tahun Baru 2021 nanti berjalan aman, nyaman, selamat, dan sehat sampai tujuan,” ungkap Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo melalui siaran persnya, Rabu (2/12/2020).

Dalam pengecekan itu, PT KAI mencatat ada 355 titik rawan gangguan, mulai dari banjir, longsor, amblesan, dan pencurian rel. Karena itu, ribuan petugas dari 631 petugas pemeriksa jalur ekstra, 579 petugas penjaga pintu perlintasan ekstra, 334 petugas posko daerah rawan ekstra, serta 7.842 personel pengamanan di siagakan PT KAI.

“Di samping itu, KAI juga menyediakan alat dan material yang ditempatkan tersebar di sepanjang jalur kereta api. Hal ini bertujuan jika dalam keadaan darurat, perbaikan dapat segera dilakukan,” ujar Didiek. (Baca: Hari Ini, BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan)



Selain mengecek persiapan sarana, dalam inspeksi juga pihaknya menyiapkan sarana dan prasarana, fasilitas stasiun, penerapan protokol kesehatan, serta aspek penunjang lainnya seperti lokomotif, kereta, dan Jalur KA harus dalam kondisi andal dan siap operasi.

Berbagai fasilitas kenyamanan pelanggan di stasiun dapat berfungsi dengan baik. Seluruh fasilitas protokol pencegahan Covid-19 seperti ketersediaan hand sanitizer, wastafel, cairan disinfektan, alat pengukur suhu tubuh, dan lainnya dapat digunakan dengan baik dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api.

Pada kegiatan inspeksi tersebut, Didiek juga menyampaikan pembinaan kepada seluruh jajaran KAI di lintas agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2021.



"Utamakan keselamatan, lakukan safety breifing sebelum memulai pekerjaan, lakukan pekerjaan sesuai SOP, berikan pelayanan prima kepada seluruh pelanggan. Pastikan seluruh insan KAI harus selalu disiplin menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak) kapanpun dan dimanapun,” tutup Didiek.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top