Debat Kedua Pilkada Kota Depok Tanpa Idris, Imam Paparkan Program Unggulan

loading...
Debat Kedua Pilkada Kota Depok Tanpa Idris, Imam Paparkan Program Unggulan
Pasangan Pradi Supriatna-Afifah tampil melawan Imam Budi Hartono seorang diri karena Mohammad Idris sedang dirawat akibat Covid19.Foto/Ilustrasi.dok
DEPOK - Debat kedua pasangan calon wali kota- wakil wali kota Depok telah digelar semalam. Pasangan Pradi Supriatna-Afifah tampil melawan Imam Budi Hartono seorang diri karena Mohammad Idris sedang dirawat akibat Covid19.

“Mohon maaf saya hadir sendiri karena pasangan saya Bapak KH Mohammad Idris sedang sakit. Mohon doa,” kata Imam, Selasa (1/12/2020). Imam menuturkan, bersama Idris memiliki pengalaman lengkap eksekutif dan legislatif untuk melanjutkan kesuksesan pembangunan di Kota Depok.

Kemudian pasangan nomor urut 02 itu akan meningkatkan tata kelola pemerintah dan pelayanan publik yang modern dan partisipatif. (Baca: Positif Covid-19, Anies Baswedan Isolasi Mandiri Jauh dari Keluarga)

“Selain maju kami juga akan membawa sumber manusia Depok yang berbudaya melalui misi ke 3 mewujudkan masyarakat yang religius dan berbudaya berbasis kebinekaan dan ketahanan keluarga. Sebagai hasilnya kita akan mewujudkan masyarakat yang sejahtera mandiri dan berdaya saing. Dan terakhir mewujudkan Depok sebagai kota yang sehat aman tertib dan nyaman,” ungkapnya.



Imam mengatakan, bersama Idris memiliki dua program unggulan yaitu pertama adalah kartu Depok sejahtera untuk mengatasi masalah kesehatan pendidikan dan sosial. Kartu ini memiliki tujuh manfaat. “Pelayanan kesehatan gratis, bantuan pendidikan bagi siswa dan mahasiswa berprestasi, Jaminan ketersediaan pangan, Bantuan renovasi rumah tidak layak huni, Santunan kematian, Bantuan-bantuan lanjut usia dan disabilitas berdaya dan Pelatihan keterampilan dan bantuan usaha dan penyaluran kerja,” paparnya.

Program unggulan kedua adalah jurus sukses Idris-Imam untuk meningkatkan ekonomi dan membuka lapangan kerja. “Persamaan reaksi mari kita bangun Depok bersama menuju Depok yang maju berbudaya dan sejahtera,” pungkasnya.
(hab)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top