Akhir Tahun, Realiasasi PAD Tempat Hiburan Malam Bekasi Baru 53%

loading...
Akhir Tahun, Realiasasi PAD Tempat Hiburan Malam Bekasi Baru 53%
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
BEKASI - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Tempat Hiburan Malam (THM) yang ada di Kota Bekasi baru 53 persen. Sektor pendapatan dari THM ini menjadi yang terendah dibandingkan dengan dua sektor pendapatan lainnya pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi, Tedy Hafni mengatakan, pemerintah setempat menargetkan PAD dari sektor THM di tahun ini mencapai Rp42.292.000.000."(Sampai November 2020) sudah tercapai Rp22.487.000.000. Jadi kurang lebih hanya 53,17 persen. Belum mencapai target," kata Tedy kepada wartawan di Bekasi, Rabu (25/11/2020). (Baca juga: Tempat Hiburan Malam Tutup Selama Pandemi, Lokasi Peredaran Narkoba Berubah )

Menurut dia, di instansinya itu terdapat tiga sektor sumber PAD. Di samping THM, ada sektor pendapatan pada pajak perhotelan dan restoran. Pajak perhotelan menempati posisi utama pada tahun ini yang mana telah terealiasasi hingga bulan ini mencapai 80 persen. Sementara pendapatan dari pajak restoran sebesar 76 persen.

Penyebabnya, kata dia, pemerintah tak memungkiri bahwa pendapatan daerah tersendat setelah virus Covid-19 merambah dalam negeri pada awal Maret 2020. Terlebih dengan status Pandemi yang dilebeli oleh WHO atau organisasi kesehatan dunia. Sejak Pandemi sejumlah kebijakan yang pemerintah keluarkan berdampak besar pada seluruh sektor usaha.





Contohnya saja seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga penerapan jam malam beberapa bulan lalu. Teror corona juga membuat warga takut berpergian keluar rumah.

"Animo masyarakat masih belum optimal, mereka juga masih ragu ragu ke tempat hiburan dan juga kita membatasi waktu," ungkapnya. (Baca juga: Operasi Tempat Hiburan Malam, Satpol PP Temukan Miras di Tempat Karaoke )



Meski belum di akhir tahun 2020, Tedy optimis tiga sumber pendapatan dari instansinya itu dapat mencapai target yang diharapkan. Hingga saat ini, Disparbud Kota Bekasi masih memiliki waktu hingga akhir Desember 2020. Terlebih adanya momen libur bersama. "Di akhir tahun kita genjot pendapatan, mudah-mudahan hasilnya maksimal," imbuh dia.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top