Gembong Narkoba Kabur dari Lapas, Kemenkumham Diminta Berbenah

loading...
Gembong Narkoba Kabur dari Lapas, Kemenkumham Diminta Berbenah
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) diminta untuk berbenah diri pascakaburnya terpidana mati yang juga gembong narkoba asal China, Cai Changpan alias Cai Ji Fan (53), dari Lapas Tangerang, Banten. Menkumham Yasonna Laoly juga diminta tegas untuk memberikan sanks kepada jajarannya yang terlibat kasus itu.

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah meminta Menteri Yassona untuk bertindak tegas atas kaburnya Cai Changpan alias Cai Ji Fan, 53. Pasalnya sudah sebulan berlalu napi WNA Cina itu tak juga ditangkap dan pemeriksaan petugas tak juga rampung.

"Dirjen PAS juga harus diberi peringatan, karena sampai satu bulan ini tidak ada perkembangan, harusnya mengundurkan diri," katanya dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020). (Baca juga: Cai Changpan Diduga Sudah Lama Rencanakan Pelariannya dari Lapas Tangerang)

Dikatakan Trubus, menteri hukum dan HAM harus segera mencopot ketiga pejabat tersebut. Hal itu sebagai pertanggungjawaban publik, sehingga ada transparansi, dan siapa yang bertanggung jawab. "Jadi harus dicopot semua supaya tidak terulang kembali, apalagi masalah ini sudah berulang-ulang terjadi dan hanya mengorbankan pegawai-pegawai kecil saja," ujarnya.



Dari kaburnya bandar narkoba ini, kata Trubus, harusnya menteri yang menegur, menteri juga harus punya nyali untuk pembenahan dilapas itu sendiri. Karena bila tidak dibenahi, ini akan berdampak ke kepercayaan publik sehingga banyak program kementerian yang tidak berjalan dan nantinya malah merembet ke lapas lain.

"Kalau tidak segera ditindak, di lapas lain juga akan ikut seperti itu. Karena mereka yang lepas selain bandar narkoba juga orang yang punya kedudukan," ungkapnya. (Baca juga: Kasus Cai Changpan Kabur dari Lapas, Menkumham Yassona Diminta Tegas)

Dan untuk mengisi posisi jabatan pejabat terkait, Trubus meminta menteri untuk menempatkan orang yang tepat. Sosok itu yang siap mendukung program dan bertanggung jawab atas jabatan yang diembannya. "Kalau perlu lakukan lelang jabatan, mulai dari TNI hingga polri bisa mendudukinya. Pasti ada pembenahan lapas," ungkapnya.

Beredar kabar, nama Tejo Harwanto diisukan akan mengisi jabatan Kakanwil Banten untuk menggantikan Andika Dwi Prakasa yang dinilai gagal dalam memimpin wilayah. Tejo yang merupakan Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjen PAS dinilai cukup pantas karena saat menjabat sebagai kalapas Sukamiskin ia sendiri yang berani memindahkan mantan ketua DPR Setya Novanto. "Kalau memang itu kemauan menteri segera laksanakan, agar segera dilakukan pembenahan," pungkasnya.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top