Kelompok Ambon-Warga Bentrok di Ciledug, Tiga Orang Terluka

loading...
Kelompok Ambon-Warga Bentrok di Ciledug, Tiga Orang Terluka
Foto/ilustrasi.SINDOnews
TANGERANG - Bentrok warga dengan kelompok penjaga lahan kosong pecah di perbatasan Kota Tangerang dengan Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2020) sore kemarin. Tiga orang dilaporkan terluka dalam peristiwa itu.

Ketiga korban masing-masing Heru yang menderita luka di pelipis kiri, Harun menderita luka lecet, dan Rojali menderita luka robek di punggung atas kiri akibat bacokan benda tajam. Kondisi Rojali sudah membaik dan telah diperbolehkan pulang ke rumah setelah perawatan di puskesmas.

(Baca: Polda Metro Jaya Cekal Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang)

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana mengatakan, keributan terjadi antara penjaga lahan tanah kosong dengan masyarakat sekitar. Bukan antardua kelompok ormas, seperti yang viral di media sosial.



"Kejadian bermula jam 17.30 WIB, ketika korban berada di lokasi lahan datang sekelompok orang penjaga menegur dan terjadi cekcok mulut, hingga terjadi keributan," katanya, kepada SINDOnews, Rabu (30/9/2020).

Peristiwa penganiayaan itu, menurut Wisnu, akibat kesalahpahaman antara penjaga lahan kosong dengan warga, di Jalan Cipto Mangunkusumo, RT.01/06, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug.

(Baca: Kapolsek Ciledug: Bentrokan Kreo Sudah Reda, Keadaan Kondusif)



"Perlu disampaikan klarifikasi, bahwa peristiwa tersebut bukan perkelahian antar organisasi masyarakat (ormas) dan tidak ada korban meninggal dunia sebagaimana berita yang telah beredar di media sosial," paparnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita yang tidak benar atau hoaks yang beredar di media sosial. Pantauan terakhir di lokasi, saat ini wilayah Ciledug aman dan kondusif.
(muh)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top