Penerima Bansos Bertambah, Distribusi 20.606 Paket ke Ciracas Terhambat

loading...
Penerima Bansos Bertambah, Distribusi 20.606 Paket ke Ciracas Terhambat
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung di wilayah Jakarta berdampak pada roda perekonomian warga. Oleh karena itu,Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak di Kelurahan Ciracas, Jakarta Timur, namun hal itu terkendala karena ada penambahan data penerima bantuan sosial.

Lurah Ciracas Rikia Marwan mengatakan, jumlah penerima bansos ditahap VII mengalami peningkatan sebanyak 425 orang sehingga total menjadi 20.606.

"Pada tahap VI lalu jumlah warga penerima bantuan sosial tercatat sebanyak 20.181 orang, usulan kemarin bertambah sebanyak 425," kata Rikia saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (21/9/2020).

Menurut Rikia, penambahan jumlah warga yang menerima bantuan sosial tersebut berdasarkan data yang diperoleh dari Ketua RT/RW setempat yang mendata para warga terdampak Covid-19. Kriteria warga yang mendapatlan bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19 yakni dilihat dari segi ekonomi.



"Untuk distribusi bansos tahap VII harusnya kemarin terjadwal, tapi ditunda dan belum ada pemberitaan lagi dari Dinas Sosial," ujarnya. (Baca juga: Muhammadiyah: Elite Jangan Manfaatkan Pandemi sebagai Komoditas Politik)

Adapun, jadwal distribusi, bansos tahap VII Pemprov DKI untuk warga Jakarta Timur didistribusikan mulai tanggal 18-23 September 2020. Isi bansos tahap VII Pemprov DKI yakni beras dua karung sebanyak 5 kilogram, Sarden 4 kaleng (155 gram) atau 2 kaleng (425 gram), biskuit satu kaleng.

Minyak goreng dua bungkus (0,9 liter), kecap satu kantong (520 mili), tepung terigu (1 kilogram), bihun 2 bungkus (320 gram), dan sabun mandi satu batang.
(mhd)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top