Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Jakut Minta Pengurus Masjid Gelar Salat Gaib

loading...
Kasus Covid-19 Naik, Pemkot Jakut Minta Pengurus Masjid Gelar Salat Gaib
Pemkot Jakarta Utara mengimbau kepada pengurus masjid dan tempat ibadah lainnya untuk ikut mendoakan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sesuai dengan keyakinannya masing-masing.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
JAKARTA - Melihat banyaknya masyarakat yang meregang nyawa karena Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengimbau kepada pengurus masjid dan tempat ibadah lainnya untuk ikut mendoakan pasien Covid-19 yang meninggal dunia sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman mengatakan, pelaksanaan salat gaib ini dilakukan secara bersama sama untuk mendoakan saudara sesama yang meninggal karena Covid-19. "Jadi seperti umat muslim, kemarin setelah salat Jumat dilanjutkan dengan salat gaib dan ini dilakukan secara serentak di masjid se-Jakarta Utara," kata Wawan saat dikonfirmasi Sabtu (11/9/2020).

Wawan menuturkan, tujuan salat gaib adalah untuk menyikapi makin meningkatnya kasus Covid-19 dan menjadi pengingat bagi masyarakat Jakarta Utara bahwa bahaya Covid-19 itu nyata hingga merenggut korban jiwa."Ini adalah kepedulian dari kami untuk mendoakan secara berjamaah agar pasien Covid-19 yang meninggal dunia diampuni dosa-dosanya dan diberikan ketenangan," tuturnya.(Baca: Jakarta Darurat Covid-19, Warga Masih Saja Tidak Peduli Protokol Kesehatan)

Ditambahkan Wawan pelaksanaan salat gaib ini bukan hanya umat muslim saja melainkan pemeluk agama lainnya juga harus mengirimkan doa karena banyak yang mendoakan akan semakin baik."Kita yang masih hidup sebagai pengingat diri sendiri dan orang lain bahwa Covid-19 adalah musuh nyata yang membahayakan. Jangan remehkan Covid-19, tetap patuhi protokol kesehatan agar terhindar dari risiko penularan Covid-19," ucapnya.

(hab)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top