alexametrics

Bus Sekolah Disediakan untuk Antar Jemput Tenaga Medis Pasien Corona

loading...
Bus Sekolah Disediakan untuk Antar Jemput Tenaga Medis Pasien Corona
Para tenaga medis yang menangani pasien Corona diantar jemput menggunakan bus sekolah.Foto/Istimewa/Dishub DKI
A+ A-
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta secara resmi memberikan fasilitas sementara berupa tempat tinggal di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat. Fasilitas ini sengaja diberikan bagi para tenaga medis yang tengah berjuang sebagai garda terdepan dalam merawat pasien Covid-19 dan nantinya, para petugas medis akan diantar jemput menggunakan bus sekolah untuk sampai rumah sakit (RS).

Kepala Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho mengatakan, telah menyiapkan kendaraan untuk mengatar dokter dan perawat ke RS tujuan."Kami saat ini sedang menyusun rencana operasi dan protokol keamanan awak bus. Kami siap beroperasi mengantar dan menjemput tenaga medis di Hotel Grand Cempaka," kata Ali Murthadho saat dikonfirmasi, Jumat (27/3/2020).

Menurut Ali, pihaknya mempunyai 50 unit bus sekolah dengan 100 sopir dan 15 pengendali lapangan yang siap dioperasikan sebagai kendaraan bagi para petugas medis."Hal ini merupakan kebijakan yang baik bagi para tenaga medis rumah sakit yang menangani pasien Covid-19. Untuk sementara waktu bisa tinggal di hotel Grand Cempaka," ujarnya.



Dia menuturkan, kebijakan yang dikeluarkan Gubermur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai langkah dalam efisiensi waktu. Dimana, pihaknya kerap menjemput dan mengantar tenaga medis ke rumahnya masing-masing yang mayoritas berada di wilayah Bekasi, Bogor, Tangerang dan Depok.

"Biasanya memang kami menjemput ke daerah-daerah tersebut. Kemudian kami antar ke empat rumah sakit rujukan seperti di RS Tarakan, RSUD Pasar Minggu, Duren Sawit dan Cengkareng," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak