alexametrics

Jalan Depan DPR Ditutup, Polisi: Janjinya Sampai Jam 15.00 WIB

loading...
Jalan Depan DPR Ditutup, Polisi: Janjinya Sampai Jam 15.00 WIB
Polisi mengamankan aksi unjk rasa ojek online di depan Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2020). Foto/TMCPoldaMetro
A+ A-
JAKARTA - Jalan Gatot Subroto depan Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Jumat (28/2/2020) siang arah Slipi hingga saat ini masih ditutup. Penutupan jalan tersebut merupakan buntut dari aksi demonstrasi ratusan ojek online (ojol).

Ojek online memprotes usulan dari Wakil Ketua Komisi V DPR RI Nurhayati Monoarfa terkait larangan motor untuk melintas di jalan nasional. Berdasarkan pantauan SINDOnews di lokasi, meski jalan ditutup Bus Transjakarta masih bisa melintas di busway arah Slipi di depan Gedung DPR.

"Ditutup mulai demonstran datang ke sini jam 12.00 WIB," kata Petugas Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Lilik di lokasi.



Dia menjelaskan, penutupan jalan itu hanya bersifat sementara. Sehingga, jalan akan kembali dibuka setelah para ojol membubarkan diri.

"Situasional. Janjinya sampai jam 15.00 WIB kita lihat lah," kata Lilik. (Baca juga: Demo DPR, Ojek Online: Wakil Rakyat yang Gaji Rakyat)

Di samping itu, tidak sedikit pula para Ojol yang duduk di jalan tersebut. Mereka datang dari Jakarta, Bogor dan Depok.

Usulan Nurhayati Monoarfa itu disampaikan saat memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pakar, guna membahas masukan Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dan RUU Revisi UU Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak