alexametrics

Kritik ke Anies Dianggap Serangan Politik Sistematis, Terstruktur, dan Masif

loading...
Kritik ke Anies Dianggap Serangan Politik Sistematis, Terstruktur, dan Masif
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi wilayah terendam banjir di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: Dok SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Ketua Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar) Sugiyanto mengatakan, kritik yang ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini dapat dikategorikan serangan politik secara sistematis, terstruktur, dan masif.

Dia menilai kritikan tersebut lebih pada personal Anies. “Kritik-kritik dari masyarakat yang konstruktif tentunya sangat dibutuhkan bukan kritik yang menjurus fitnah. Mudah-mudahan Anies lebih bijak dalam bersikap dan tepat dalam membuat kebijakan bagi kepentingan masyarakat Jakarta,” ujar Sugiyanto dalam sebuah diskusi publik dengan tema “Mengapa Anies Selalu Diserang, Siapa yang Diuntungkan” di Jalan Agus Salim, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020). (Baca juga: Anies Baswedan 'Diserang' Buzzer, Pengamat: Ada yang Mengarahkan)

Budayawan Ridwan Saidi yang juga hadir menganggap kesalahan Anies selalu dicari oleh lawan politiknya. Tidak hanya kasus revitalisasi Monas yang menuai polemik karena dianggap belum mengantongi izin Komisi Pengarah, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga kerap dinyinyir mengenai permasalahan banjir.



Menurutnya, bencana banjir tidak hanya terjadi di era kepemimpinan Anies saja, tapi sedari gubernur-gubernur sebelumnya banjir memang kerap menghantui warga ibu kota.

“Apakah waktu gubernur sebelumnya, termasuk Pak Jokowi dan pewarisnya Ahok, Jakarta tidak banjir? Terus Jalan Sudirman-Thamrin sampai Istana Negara juga pernah kebanjiran, tapi gubernurnya enggak dilengserkan,” ucapnya.
(jon)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak