alexametrics

Tewaskan 1 Pelajar, Polisi Ringkus Pelaku Tawuran di Cikarang

loading...
Tewaskan 1 Pelajar, Polisi Ringkus Pelaku Tawuran di Cikarang
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi (Polrestra) Bekasi meringkus empat pelajar yang diduga terlibat tawuran maut yang mengakibatkan satu orang tewas di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kabupaten Bekasi, Rabu 19 Februari 2020. Keempat pelajar yang ditangkap itu berinisial F, S, A dan M.

Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengatakan, selain mengamankan empat tersangka, petugas juga mengamankan sebanyak 13 pelajar lainya yang turut terlibat tawuran.

"Empat kami lakukan penahahan, sisanya kami dibina dan dipulangkan," katanya di Bekasi, Minggu (23/2/2020). (Baca juga: Polisi Buru Pelaku Tawuran yang Tewaskan Pelajar SMK di Cikarang)



Dia mengatakan, keempat tersangka ditangkap di kediamannya masing-masing pada Jumat 21 Februari malam di wilayah Kabupaten Bekasi. Berdasarkan pemeriksaan, mereka berkaitan erat dengan korban NS yang tewas akibat luka bacok di bagian dada.

"Mereka punya peran masing-masing. Jadi ada dua yang mengeroyok dan dua orang lainnya yang ikut membantu sampai akhirnya korban meninggal dunia," terangnya. (Baca juga: Tawuran Pelajar di Malam Hari, 1 Orang Tewas dengan Luka Tusuk)

Setelah kejadian itu, empat pelajar ini tidak masuk sekolah dan berusaha bersembunyi dari kejaran para petugas. Dia mengatakan, tawuran itu dipicu dari aksi saling menantang di media sosial hingga akhirnya kedua kelompok membuat janji untuk tawuran.

Keempat tersangka akan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara di atas 12 tahun penjara. "Empat tersangka masih dilakukan pemeriksaan," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar yang bernama Nur Sidik (17), tewas mengenaskan dalam tawuran berdarah di Jalan Kalimalang Kampung Cimalayan, Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Kamis 19 Februari 2020 dini hari. Korban merupakan siswa kelas III SMK Negeri 1 Cikarang Pusat.

Aksi tawuran itu memang sudah direncanakan antara pelajar SMK Negeri Cikarang Pusat dengan SMK Dewantara. Kedua sekolah tersebut memang sudah membuat janji akan melakukan aksi tawuran di lokasi kejadian melalui sosial media.Tawuran pelajar yang terlibat itu antara SMK Negeri 1 Pasir Ranji Cikarang dengan SMK Dewantara.

Mulanya, kawanan pelajar korban berkumpul sekitar 20 orang lebih di Gapura Kantor Desa Pasir Ranji. Pada pukul 20.00 WIB mereka berangkat menuju Jalan Kalimalang Jembatan Kali Cibeet . Mereka bergerak menggunakan sepeda motor secara berboncenga melewati Jalan Loji, Karawang Barat, kemudian berhenti di jembatan Kali Cibeet Karawang pada pukul 22.00 WIB.

Para pelajar itu selanjutnya bergerak ke pintu air Kamoung Cilapayan, Desa Pasiranji, Kecamatan Cikarang Pusat dan berhenti. Tidak lama kemudian sekitar pukul 22.40 WIB diduga anak-anak SMK Dewantara datang, kemudian terjadi tawuran. Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia dengan luka bacok selebar 5 sentimeter pada dada bawah sebelah kiri.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak