alexametrics

PDIP, PKS, Gerindra Tak Jadi Pimpinan Panitia Pemilihan Wagub DKI

loading...
PDIP, PKS, Gerindra Tak Jadi Pimpinan Panitia Pemilihan Wagub DKI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra M Taufik. Foto: Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra M Taufik menuturkan, ketua panitia pemilihan wagub DKI tidak akan berasal dari Gerindra, PKS, dan PDIP.

Ketua panlih dipimpin oleh fraksi lain dari tiga partai tersebut. Kemudian, penentuan ketuanya akan ditunjuk anggota panlih dengan cara musyawarah. "Nanti diserahkan ke kawan-kawan. Nanti dipilih sama mereka. Musyawarahlah," kata Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta itu menjelaskan, alasan PKS ataupun Gerindra tidak bisa menjadi pemimpin panlih lantaran kedua partai itu terlibat dalam kontestasi pemilihan pengganti Sandiaga Uno. (Baca juga: Ketua DPRD DKI Sebut Wagub Dipilih 50+1 Suara Anggota Dewan)



Sementara, PDIP merupakan partai yang memiliki porsi cukup besar di DPRD sehingga ketua panlih nanti dialihkan ke fraksi selain PKS, Gerindra, dan PDIP. "Ya kan kita ikut terlibat. (Kalau) PDIP merasa porsi partai besar, jadi dikasih ke yang lain," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.

DPRD DKI telah resmi mengesahkan tata tertib (tatib) pemilihan wagub DKI pada Rabu (19/2). Tatib wagub itu masuk tatib anggota DPRD DKI periode 2019-2024.

Pras menuturkan, tatib dewan dan tatib pemilihan wagub DKI selanjutnya akan dikirimkan kepada eksekutif untuk segera ditindaklanjuti. "Peraturan DPRD tentang tatib DPRD hari ini segera dikirim pada eksekutif untuk segera dilakukan penomoran dan diundangkan dalam berita daerah," ujarnya. (Baca juga: Voting Pemilihan Wagub DKI Jakarta Dilakukan Tertutup)
(jon)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak