alexametrics

Black Owl Ditutup, Manajemen Sebut Persaingan Bisnis

loading...
Black Owl Ditutup, Manajemen Sebut Persaingan Bisnis
Black Owl di PIK, Jakarta Utara. Foto: Tangkapan Facebook
A+ A-
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) PT Murino Berkarya Indonesia selaku pemilik usaha Restaurant dan Pub Black Owl di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Bagaimana reaksi manajemen Black Owl?

Manajemen Black Owl Agus mengaku janggal atas penutupan usahanya. Dia menegaskan penutupan itu diduga persaingan usaha. “Ini sangat janggal, kami tak mungkin mengedarkan narkoba,” ujar Agus, Senin (17/2/2020).

Dia meyakini ada persaingan usaha dalam penyegelan ini. Hal itu tak lepas dari pengunjung Black Owl yang sejak awal dibuka selalu waiting list. Tak tanggung-tanggung sekali buka, 30 pesanan terpaksa mengantre. “Padahal, kami baru buka tiga bulan,” ucapnya.



Meski kecewa dengan penyegelan ini, Black Owl belum mengambil langkah hukum. Pihaknya masih menunggu keputusan pemilik modal.

Selain itu, untuk mengurangi ongkos usaha. Black Owl juga telah memberhentikan 60 karyawannya. “Bisa dibilang kami belum balik modal,” kata Agus. (Baca juga: Setelah Golden Crown, DKI Tutup Resto and Pub Black Owl PIK di Jakut)
(jon)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak