alexametrics

Disdik DKI Pastikan Tak Ada Bullying Terkait Kematian Siswi SN

loading...
Disdik DKI Pastikan Tak Ada Bullying Terkait Kematian Siswi SN
Waka Dinas Pendidikan DKI Jakarta Saefulloh menegaskan, tidak ada bullying dalam kasus tewasnya SN, siswi SMPN 147 Jakarta beberapa waktu lalu. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Saefulloh menegaskan, tidak ada bullying dalam kasus tewasnya SN, siswi SMPN 147 Jakarta. Sebelumnya, SN loncat dari lantai 4 tempatnya menuntut ilmu dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Kami dinas pendidikan melalui bidang SMP dan SMA sudah melakukan kegiatan pendalaman apakah terjadi indikasi bullying atau tidak. Berdasarkan laporan, tidak ditemukan adanya indikasi bullying di sekolah," kata Saefulloh kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Selain itu, Saefulloh tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait bangunan sekolah yang dianggap kurang aman bagi siswa didik. "Jika ada kondisi fisik bangunan yang keamanannya kurang, itu akan menjadi bahan kami untuk melakukan perbaikan," ujar Saefulloh.



Selain menunggu proses dalam mengungakap motif SN yang melakukan bunuh diri di sekolah. Pihaknya kini bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tengah melakukan upaya pendampingan psikologi terhadap para saksi mata yang melihat peristiwa memilukan tersebut.

"Kami melakukan upaya pendampingan secara psikologi dengan berkoordinasi dengan KPAI untuk memastikan suasana kondusif disekolah. Termasuk pendampingan sikologi terhadap anak-anak yang menjadi saksi. Supaya tidak terjadi traumatik dan supaya proses pembelajaran tetap berjalan normal," tuturnya.

Saefulloh mengatakan, atas kejadian tersebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeluarkan Pergub mengenai pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan terhadap peserta didik sebagai bahan evaluasi dikemudian hari.

"Kejadian ini menjadi bahan evaluasi untuk kami untuk memastikan kembali efektivitas satgas agar meminimalisir kumungkinan-kemungkinan terjadinya indikasi bullying," tukasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak