alexametrics

Genangan di Pejagalan, Camat Sebut Akibat Sumur Warga Meluap

loading...
Genangan di Pejagalan, Camat Sebut Akibat Sumur Warga Meluap
Air mengalir ke sejumlah rumah warga di di RT 08/RW 13 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto/Yan Yusuf/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Genangan air setinggi setengah meter membuat puluhan rumah di RT 08/RW 13 Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (18/1/2020) terendam. Sudah hampir enam jam, air mereka terendam, air kemudian masuk hingga ke pelosok rumah.

Genangan yang terjadi di kawasan ini bukan karena tanggul maupun luapan kali atau drainase yang buruk. Melainkan, dari salah satu sumur warga yang melimpas.

Hingga berita ditulis, belum ada langkah nyata dari warga maupun Pemkot Jakarta Utara menahan laju air yang deras. Mereka memilih pasrah, menyaksikan rumah terendam sejak pukul 07.00 WIB pagi tadi.



Seorang warga, Arif (31), mengatakan, aliran air mulai mengalir deras sejak pagi tadi. Menurutnya, air berasal dari sumur milik warga yang meluap. Posisinya berada persisi di samping tanggul Kali Angke.

"Jadi air dari sumur itu nggak ada pondasi jadi meluap gitu. Dari jam 7 pagi," kata Arif di lokasi.

Arip menuturkan, air juga masuk dari tanggul. Lantaran posisi sumur berada persis di samping tanggul, air dari kali turut masuk dan meluap dari sumur. Dengan tambahan hujan, laju air kian tak terkendali.

"Ini sumur jebol, jadi airnya meluap dari bawah. Airnya dari sumur, dari tanggul juga, dari bawah meluap," kata Arip.

Camat Penjaringan, Depika Romadi mengatakan, sumur yang meluap merupakan milik salah seorang warga bernama Wandi. Karena posisinya memang berada di sisi tanggul, sumur itu meluapkan airnya ke rumah warga.

Depika menjelaskan, meskipun air membanjiri permukiman, aktivitas warga masih normal. Sebab, lanjutnya, rata-rata yang terdampak hanyalah jalan permukiman saja.

"Karena hanya genangan, warga juga saat ini aktivitasnya masih normal," jelasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak