alexametrics

Siswi yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah Dimakamkan di Pondok Rangon

loading...
Siswi yang Lompat dari Lantai 4 Sekolah Dimakamkan di Pondok Rangon
Prosesi pemakaman SN di TPU Pondok Rangon, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (17/1/2020). SN tewas setelah lonpat dari lantai 4 gedung sekolahnya. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - SN (14), siswi SMPN di Jakarta Timur yang tewas bunuh diri di sekolahnya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pondok Rangon, Ciracas, Jumat (17/1/2020). Sebelumnya, SN melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya dan mengalami luka yang cukup serius.

Kepergian SN menimbulkan luka mendalam bagi teman-teman korban SN. Tak ayal teman beserta guru-guru SN ikut mengantarkan SN ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Ayah SN, yang menyesalkan kepergian anak tercintanya mengucapkan terima kasih kepada pihak guru dan teman-teman SN yang telah baik kepada SN. (Baca juga: Cerita ke Teman Ingin Bunuh Diri, SN Dirundung Masalah Keluarga)



"Terima kasih kepada yang membantu kepengurusan jenazah dan yang mengantarkan untuk yang terakhir kalinya. Dan yang telah mengurus, mulai dari di rumah sakit sejak hari Selasa, dan sampai hari ini, kami makamkan di sini," katanya kepada para kerabat yang hadir di lokasi.

Prosesi pemakaman diwarnai isak tangis kerabat dan teman-teman SN. Di depan pusara, mereka menaburkan bunga dan mendoakan SN. (Baca juga: Polisi Cari Motif Siswi SMPN Terjun dari Lantai 4)

Sebelumnya diberitakan, SN (14) siswi SMPN sekolah di Jakarta Timur nekat mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari lantai 4 gedung sekolahnya pada Selasa 14 Januari 2020.

Atas kejadian tersebut SN sempat mendapatkan perawatan intensif Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Namun nahas baginya karena mendapatkan luka dalam yang sangat serius sehingga menyebabka SN menghembuskan napas terakhir pada Kamis 16 Januari 2020.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak