alexametrics

Kerap Terjadi Kecelakaan, Polisi Minta Busway Dipasangi Mata Kucing

loading...
Kerap Terjadi Kecelakaan, Polisi Minta Busway Dipasangi Mata Kucing
Petugas tengah mengerjakan separator Busway. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kecelakaan tunggal kerap terjadi di jalur khusus Bus Transjakarta (Busway) S Parman, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Hal itu disampaikan oleh Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Jakarta Barat, Ipda Suyudi.

Sekalipun saat ini kecelakaan yang kerap terjadi tak menimbulkan korban jiwa. Namun Suyudi, menegaskan perlu adanya langkah pencegahan demi menghindari kecelakaan yang kerap terjadi.

"Separator harus ada lampu, tanda, seperti mata kucing," kata Suyudi ketika dikonfirmasi, Kamis (16/1/2020). (Baca juga: Tabrak Separator Busway di Rawamangun, Pria 56 Tahun Tewas Seketika)



Terhadap ajuan itu, lanjut Suyudi, pihaknya telah meminta PT Transjakarta untuk memasang boiler karet atau mata kucing. Permintaan itu, kata dia, sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Suyudi mengatakan pihaknya telah mendata sejumlah titik yang kerap menjadi lokasi kecelakaan. Dari analasis itu, pihaknya mencatat perlu adanya mata kucing di sepanjang separator Transjakarta.

"Dari pengalaman kejadian seperti ini terjadi saat malam. Tahu-tahu kendaraan diderek. Kadang-kadang kita kaget, ada separator berantakan, mobil sudah enggak ada. Itu malem, mobil kecil juga banyak kejadian," ucapnya.

Sementara terhadap kecelakaan tadi pagi, Suyudi berencana akan menjadi mediator, mempertemukan pemilik truk dengan pihak Transjakarta. (Baca juga: Ngantuk, Sopir Truk Seruduk Separator Bus Transjakarta)

Sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan S Parman, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (16/1/2020) pagi tadi. Meski tak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian itu membuat kemacetan di kawasan itu mengular.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak