alexametrics

Teror Ular Kobra Usai, Warga Ciputat Kembali Diteror Ulat Bulu

loading...
Teror Ular Kobra Usai, Warga Ciputat Kembali Diteror Ulat Bulu
Warga Tangsel diserang ratusan ulat bulu. Foto/Hasan Kurniawan/SINDOnews
A+ A-
TANGERANG SELATAN - Setelah sempat digemparkan dengan serangan anak ular kobra, warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali dihebohkan oleh serangan ratusan ulat bulu.

Serangan ulat bulu ini terjadi di Perumahan Hakiki, Serua, Ciputat. Tidak hanya menempel di batang dan ranting pohon, tetapi juga ditiang listrik, tanah, tembok, bahkan masuk ke pekarangan dan rumah-rumah warga.

Sekuriti Perumahan Hakiki, Nadi mengatakan, sejak serangan ulat bulu terjadi di kawasan itu warga perumahan tidak mau keluar rumah. Suasa perumahan pun menjadi sepi.



"Dari seminggu lalu sudah mulai kelihatan ada ulat bulu. Tetapi kok lama-lama semakin banyak ulatnya. Awalnya cuma di pohon saja, itu yang ada di lapangan," kata Nadi saat ditemui di perumahan itu, Rabu (14/1/2020).

Dia pun mengaku tidak mengetahui asal ulat bulu tersebut. Namun, berdasarkan pengamatan di lokasi, tampak perumahan itu dikelilingi oleh pepohonan dan ilalang tinggi.

"Ada ratusan ulat bulu. Banyak banget, kalau kita nongkrong biasa gitu, banyak kita temuin di tanah. Terus juga mulai masuk ke dalam rumah warga. Sudah banyak warga mengeluhkan gatal-gatal," sambung Nadi lagi.

Warga pun melaporkan serangan ulat bulu itu ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel yang langsung direspon dengan semprotan antiserangga.

Danton Grup Charlie Damkar Tangsel Sahroni mengatakan, semprotan foam liquid tidak bisa menghilangkan wabah ulat bulu. Pihaknya pun mengaku kesulitan, karena ulat bulu ini merupakan hal yang baru di Tangsel.

"Kita belum tahu, timbul lagi apa gimana, kita belum survei lagi. Karena kalau kemarin kita semprot banyak yang mati. Tapi kalau disemprot gitu, bukan semakin hilang, yang di atas pohonnya itu jatoh," tambah Sahroni.

Damkar Tangsel, sambung Sahroni, tidak mempunyai alat pembasmi ulat bulu dan juga cairan untuk membasmi ulat bulu. Untuk itu, pihaknya akan berkoodinasi dengan Damkar DKI Jakarta, untuk membasmi ulat bulu ini.

"Sebenarnya kalau ulat bulu, dari kantor kita belum memiliki pembasminya. Pestisida lah ya. Kita kan belum punya nih, alatnya juga tidak ada. Sudah gitu, kita selama ini belum pernah membasmi ulat bulu," pungkasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak