alexametrics

Jalan Sabang Ditata, DPRD DKI Harap Tak Ada yang Dirugikan

loading...
Jalan Sabang Ditata, DPRD DKI Harap Tak Ada yang Dirugikan
Pedagang kaki lima atau PKL. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Zita Anjani meminta Pemprov DKI Jakarta jangan menempatkan Pedagang Kaki Lima (PKL) baru di Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Penataan Jalan Sabang tidak boleh ada yang dirugikan.

"Jadi enggak boleh jalanan yang memang sudah ada usahanya, ntar tiba-tiba ada PKL, kan kita enggak anti PKL. Justru kita mau menghidupkan. Tapi harus ditata," kata Zita usai audiensi penataan Jalan Sabang dengan pelaku usaha dan perangkat daerah terkait di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Zita menjelaskan, para pelaku usaha di Jalan Sabang itu sudah cukup lama dan bahkan ada yang eksis sejak 1958. Mereka membayar pajak dan berkontribusi terhadap Pemprov DKI Jakarta. Artinya, jangan sampai penaatan nanti, para pelaku usaha yang sudah ada dirugikan.



Putri ketua MPR Zulkifli Hasan ini menampik bila dikatakan memberi prioritas pelaku usaha jalan Sabang. Menurutnya, para PKL yang existing tersebut juga harus diperhatikan. Termasuk kantung parkir.

"Jadi pengusahanya hidup, PKL-nya hidup, rapih semuanya," katanya. (Baca juga: Ditata Ulang, Pemprov DKI Akan Kembalikan Kejayaan Jalan Sabang)
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak