alexametrics

Samsat Jakbar Temukan Ratusan Mobil Tunggak Pajak di Kawasan Apartemen Mewah

loading...
Samsat Jakbar Temukan Ratusan Mobil Tunggak Pajak di Kawasan Apartemen Mewah
Ratusan kendaraan menunggak pajak ditemukan di kawasan Central Park dan Apartement Mediterania - Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (22/12/2019) sore. Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ratusan kendaraan menunggak pajak ditemukan di kawasan Central Park dan Apartement Mediterania - Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Minggu (22/12/2019) sore. Ratusan kendaraan itu ditemukan terparkir di sejumlah gedung terpisah.

Mereka yang terbukti melanggar langsung ditindak. Beberapa pemilik kendaraan dipaksa membayar tunggakan pajak, sedangkan yang meninggalkan kendaraan langsung ditempeli stiker menunggak pajak.

PLH Kepala Unit PKB-BBNKB Samsat Jakbar Elling Hartono mengatakan, dalam sejam menyisir kawasan Aprtement dan Mall, pihaknya mencatat ada 103 kendaraan yang melanggar pajak dengan tunggakan sekitar Rp488 juta.



“Kita lakukan jemput bola. Kita tahu masyarakat sibuk, sampai lupa membayar pajak kendaraan. Jadi kita datang ke tempat tinggal mereka dan tempat perbelanjaan, supaya mereka bayar pajak,” sindir Eling di lokasi.

Sebelumnya, Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) DKI Jakarta gencar menindak pelanggar pajak. Bila sebelumnya door to door ke gang sempit penunggak pajak dan pusat perbelanjaan pun menjadi buruan petugas.

Dalam penindakan di kawasan Bisnis Grogol ini, Eling memimpin langsung 120 anggota gabungan disebar ke kawasan apartemen dan mal mewah untuk menjaring mobil mobil mewah yang ketahuan tidak membayar pajak kendaraan bermotor. 10 tim dibentuk menyisir penunggak pajak.

Mereka kemudian menyisir setiap gedung parkir di kawasan Aprtement Mediterania, Mall Central Park, Aprtement dan Mall di Neo Soho. Hanya dalam waktu kurang sejam belasan mobil mewah, seperti BMW X1 SDrive, Mercedez Benz B 303 DD, Toyota Alphard dan BMW X3 diketahui tidak taat bayar pajak.

Beberapa mobil yang tak membayar pajak diketahui menunggak hingga dua tahun lamanya sejak 2017. Mobil tersebut tampak berdebu dan seluruh bannya kempes. Mobil yang tidak diketahui pemiliknya itu ditempeli stiker imbauan untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

"Kami harap dengan imbauan tegas seperti ini para pemilik bisa taat membayar pajak dan bisa jadi pelajaran untuk pengendara mobil lainnya," kata Elling.

Elling mengatakan razia tersebut akan digelar terus sampai akhir tahun. Mall dan apartemen mewah akan menjadi sasaran utama mereka. Razia itu juga sengaja dilakukan hari minggu agar petugas dapat dengan mudah menemui mobil yang tengah dibawa berpergian pemiliknya ke luar rumah.

"Karena hari minggu mobil mewah pada keluar maka kita mengejar yang belum bayar pajak khususnya mobil mewah," tutup Elling.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak