alexametrics

Pengamat Sebut ERP Langkah Tepat Gantikan Sistem Ganjil Genap

loading...
Pengamat Sebut ERP Langkah Tepat Gantikan Sistem Ganjil Genap
Foto: Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kebijakan jalan berbayar atau Elektronic Road Pricing (ERP) dianggap menjadi suatu langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi. Namun, sebelum penerapan ERP harus dipersiapkan berbagai hal penunjang agar pelaksanaan berjalan secara baik.

"Jadi sebelum diterapkan, terlebih dahulu dipikirkan secara teknis, secara hukum, pembiayaan dan kelembagaan," kata Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, saat dihubungi SINDOnews, Senin (9/12/2019).

Djoko menuturkan, kebijakan jalan berbayar akan memiliki dampak positif bagi kemajuan suatu daerah. Sebab, penerapan ERP akan mengurangi jumalah pemakaian kendaraan pribadi di jalan.



"Jika pemerintah daerah yang baik pastinya akan menerima dan menopang kebijakan tersebut," tuturnya.

Menurut Djoko, kebijakan ERP sendiri merupakan kebijakan yang tepat untuk mengganti sistem ganjil-genap yang kerap dikeluhkan oleh moda transportasi berbasis online.

"Kalau sudah diterpkan otomatis semua kendaraan yang akan melewati jalan tersebut wajib membayar, semua kendaraan bisa melintas dan tidak ada lagi protes seperti ganjil genap," ungkapnya.

Terakhir, dia mengatakan, karena ganjil genap yang sifatnya bukan untuk mengcover kebutuhan jangka panjang, maka ERP merupakan suatu jawaban dan langkah pemerintah dalam upaya menekan penggunaan kendaraan pribadi dapat segera terwujud.

"Upaya mendorong masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi sudah ada sejak 2018, salah satunya dengan kebijakan ganji genap dan penerapan pun berjalan baik sejak 2016, jadi kita tunggu saja kebijakan ERP sebagai jawaban konkret dari kualitas pelayanan transportasi umum," tandasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak