alexametrics

Dibeli PLN, ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 Megawatt Per Hari

loading...
Dibeli PLN, ITF Sunter Hasilkan Listrik 35 Megawatt Per Hari
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Listrik yang dihasilkan oleh Intermediate Treatment Facility (ITF) atau fasilitas pengelolaan sampah antara (FPSA) di Sunter, Jakarta Utara, akan dibeli oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Hal itu sesuai dengan kesepakatan perjanjian kerja sama (PKS) dengan perusahaan itu.

"Nah saya lupa angkanya, 11 sekian sen. Saya lupa, nanti cek lagi. Karena ada angkanya yang sesuai dengan perpres (paraturan presiden) 35 itu," kata Kepala Dinas (Kadis) Kadis Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Andono Warih kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Dia juga menjelaskan, PKS ITF Sunter antara DLH dan PT Jakarta Propertindo (JakPro) serta perjanjian jual beli listrik ITF Sunter dengan PT PLN. Dia mengatakan, bahwa ITF Sunter juga bisa menghasilkan pendapatan.



"Ini kan sudah ada agreement kalau power agreement PLN dengan Jakpro itu loh. Karena ini kan sesuatu yang sudah lama ditunggu dengan adanya ini sudah ada kepastian bahwa proyek ini juga akan menghasilkan pendapatan," terangnya.

Dia pun menambahkan, sudah ada kesepakatan mengenai keuntungan yang didapat dari jualan listrik yang berasal dari sampah. (Baca juga: Anies Penuhi Janji, Fasilitas Pengolahan Sampah Sunter Mulai Dibangun)

"Ya kalau kita posisinya, kalau posisi penjual kita pinginnya setinggi-tingginya. Kan kita gak bisa dalam istilahnya negosiasi kita enggak bisa ngambil semuanya atau menolak semuanya ini selalu ada take and givenya dan kita sudah ada pada titik di mana ini sepakat," tambahnya.

Nantinya akan ada lebih dari 30 juta watt listrik yang dihasilkan dalam satu hari dari ITF Sunter. "Produksinya 35 megawatt per hari," tegasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak