alexametrics

Picu Banjir dan Rusak Rumah Warga, Proyek Tol Becakayu Dikeluhkan

loading...
Picu Banjir dan Rusak Rumah Warga, Proyek Tol Becakayu Dikeluhkan
Rumah warga di Kelurahan Cipinang Besar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur terendam banjir diduga akibat pembangunan proyek Tol Becakayu. Foto/SINDOnews/okto rizki alpino
A+ A-
JAKARTA - Warga Kelurahan Cipinang Besar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur mengalami kerugian besar akibat pembangunan Tol Becakayu. Pasalnya, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan akibat pembangunan tol tersebut.

"Selain dibuat banjir, rumah warga juga ada yang retak-retak akibat dilanda banjir dan alat berat dari proyek pembangunan tol," kata Komarudin Ketua RT 05, Kelurahan Cipinang Besar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur saat ditemui di lokasi, Kamis (5/12/2019).

Dia mengatakan, warga sekitar sudah lama merasakan penderitaan tersebut, lantaran kerap menjadi langganan banjir sejak 2016 lalu. Sebanyak 33 rumah kerap tergenang banjir, dan sekitar 10 rumah alami kerusakan.



"Selama empat tahun ini kita banyak sekali alami penderitaan. Banjir terus, rumah pada rusak, kita betulin sendiri. Rumah itu pada rusak getar kalau mobil alat berat itu lewat. Belum lagi, paku bumi itu atap kita pada rusak, ambles," tuturnya.

Komarudin berharap kepada pemerintah dan pihak pengembang agar menyelesaikan permasalahan tersebut. Sebab, warga sudah merasa sangat terganggu akibat proyek pembangunan Tol Becakayu.

"Kita sudah sering bersurat, bahkan beberapa kali ketemu kontraktor cuman tidak pernah ada aksi. Ganti rugi pun tidak pernah ada sampai sekarang," tukasnya.
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak