alexametrics

Langgar Aturan, Enam Reklame di Jakarta Utara Dirobohkan

loading...
Langgar Aturan, Enam Reklame di Jakarta Utara Dirobohkan
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara merobohkan enam dari 13 reklame yang melanggar aturan. Petugas melakukan penertiban itu menggunakan crane sejak Sabtu hingga Minggu (1/12/2019) dini hari.

Penertiban sendiri merujuk Perda Nomor 9 tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Pergub Nomor 148 tahun 2017 tentang Petunujuk Penyelenggaraan Reklame.

Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Yusuf Madjid mengatakan, salah satu reklame yang ditertibkan yakni berlokasi di Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading. Reklame setinggi sekitar 20 meter itu dibongkar oleh 114 personel gabungan lantaran berdiri di atas lahan fasum dan sudah tidak berizin.



"Keseluruhan ada 13 yang melanggar dan tidak diperpanjang izinnya. Tujuh di antaranya sudah membongkar sendiri," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu (1/12/2019).

Terhadap reklame yang belum dibongkar, Yusuf mengatakan, pihaknya telah memberikan pemberitahuan melalui konfirmasi hingga melayangkan tiga kali surat peringatan.

Namun karena pemilik tak merespon, reklame ditertibkan dengan melibatkan unsur TNI, Kepolisian, Suku Dinas CKTRP, Gulkarmat, Bina Marga, Kesehatan, Perindustrian dan Energi, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, serta jajaran kecamatan dan kelurahan.

"Sisanya akan dibongkar bertahap. Tapi kita harap pemilik sadar untuk membongkar sendiri reklame mereka," ucapnya.

Pembongkaran sempat menimbulkan kemacetan, pengendara terpaksa berhenti sejenak lantaran sebagian ruas jalan digunakan untuk pembongkaran.

Contra flow atau pengalihan arus terpaksa dilakukan di kawasan itu. Petugas kemudian mengalihkan perjalanan menuju jalan lainnya.

Di antara reklame yang ditertibkan. Satu merupakan sudah tak digunakan, Reklame itu terlihat telah usang dan tak terawat. Bahaya kemudian mengancam pengguna jalan.

"Saya sering lewat. Agak khawatir sih kalau lihat kondisi yang berkarat," tutur Giansyah (29), di kawasan Kelapa Gading.

Giansyah mengatakan, berdasarkan pantauannya banyak reklame yang telah rusak. Ia mengharapkan Pemkot Jakut menertibkan reklame itu. "Jangan sampai roboh kaya di Palmerah dulu mas," ujarnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak