alexametrics

Meresahkan, Polda Metro Jaya Ringkus Sindikat Curanmor di Jakarta

loading...
Meresahkan, Polda Metro Jaya Ringkus Sindikat Curanmor di Jakarta
Lima pencuri sepeda motor (Curanmor) berinisial AS,40, R,33, A,32, D,37, dan S,46 yang kerap beraksi di kawasan Jakarta diciduk aparat kepolisian Polda Metro Jaya. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Lima pencuri sepeda motor (Curanmor) berinisial AS,40, R,33, A,32, D,37, dan S,46 yang kerap beraksi di kawasan Jakarta diciduk aparat kepolisian Polda Metro Jaya. Dalam menjalankan aksinya, para pelaku merusak kunci kontak sepeda motor milik korban dengan menggunakan kunci letter T.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, kasus pertama dilakukan tiga pelaku, AS dan dua rekannya yang berstatus DPO (daftar pencarian orang) yakni K serta S.

Pelaku beraksi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat dengan korbannya berinisial AT. "AS ini perannya sebagai pemetik, sedang dua DPO itu perannya sebagai pemetik dan ada yang sebagai driver serta pengawas sekitar lokasi saat beraksi," ujarnya, Sabtu (30/11/2019).



Menurutnya, ketiga pelaku awalnya berkeliling menggunakan sepeda motor mencari targetnya secara acak. Mereka biasanya mengincar sepeda motor yang terparkir di rumah dalam keadaan sepi.

"Pelaku ini melakukan tindak pencurian dengan pemberatan menggunakan kunci palsu (Letter T). Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun," tuturnya.

Selanjutnya polisi juga menangkap sindikat curanmor di daerah Kramat Jati, Jakarta Timur dengan tersangka berinisial R, A, D, dan S. Modus yang dilakukan para pelaku ini serupa dengan kasus pertama di Jakarta Barat yakni, mencuri sepeda motor yang terparkir di depan rumah dan merusak kunci kontak motor dengan letter T. "Perannya, R dan A ini pemetik, sedangka D dan S ini penadah. Motor hasil curian itu dijual ke penadah seharga Rp2 juta," katanya.

Dia menambahkan, R dan A diciduk di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, sedangkan D dan S diringkus polisi di kawasan Jonggol, Bogor. Para pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 9 tahun.
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak