alexametrics

Alokasikan Rp24 Miliar, Bekasi Bebaskan Lahan Jalan Cikarang-Cibarusah

loading...
Alokasikan Rp24 Miliar, Bekasi Bebaskan Lahan Jalan Cikarang-Cibarusah
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
BEKASI - Pemkab Bekasi kembali mengalokasikan anggaran pembebasan lahan untuk Jalan Cikarang-Cibarusah pada tahun depan. Anggaran sebesar Rp24 miliar itu diperuntukan melanjutkan pelebaran jalan terpadat di wilayah Selatan Kabupaten Bekasi tersebut.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Iwan Ridwan mengatakan, alokasi anggaran untuk melanjutkan pembebasan lahan yang sempat terhenti ditahun ini. "Alokasi anggaran nantinya dari APBD 2020 khusus ruas Jalan Cikarang - Cibarusah," katanya kepada wartawan, kamis (21/11/2019).

Menurut dia, Kabupaten Bekasi hanya berkewajiban membebaskan lahanya, sedangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan membangun dan melebarkan jalan tersebut. Sebab, status jalan tersebut merupakan jalan milik Provinsi Jawa Barat.



"Sesuai rencana pembangunan pelebaran jalan dilakukan oleh Jawa Barat, kami hanya menyelesaikan pembebasan lahannya," ujarnya. Saat ini, kata dia, progres pembebasan lahan di ruas jalur alternatif penghubung Kabupaten Bekasi dengan Kabupaten Bogor dan Karawang itu sudah mencapai 65 persen.

Iwan menjelaskan, pembebasan lahan di jalan tersebut memang dilakukan secara bertahap setiap tahunya. Sebab, anggaran yang dibutuhkan untuk membebaskan semuanya mencapai Rp150 miliar. Karena keterbatasan anggaran itu, pemerintah daerah melakukan pembebasan secara bertahap.

Pemerintah menargetkan tahun depan dapat menyelesaikan keseluruhan pembebasan lahan di jalan sepanjang 17,2 kilometer itu tahun depan."Setelah selesai dibebaskan, maka tahun berikutnya sudah bisa di bangun maupun dilebarkan dengan anggaran dari Jawa Barat," jelasnya.

Iwan mengaku proses pembebasan lahan sudah dilakukan sejak tiga tahun terakhir pertama pada tahun 2017 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp41 miliar. Namun karena masih banyak yang harus dibebaskan maka di APBD tahun lalu kembali dilakukan dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp19 miliar.

Tahun 2019 ini dianggarkan Rp39 miliar dan tahun depan Rp24 miliar dengan total lahan yang akan dibebaskan untuk pelebaran jalan tersebut berada di tiga kecamatan sekaligus yakni Kecamatan Cikarang Selatan, Serang Baru, hingga Kecamatan Cibarusah.

"Jadi karena pembebasan lahan belum dapat kita selesaikan akhirnya tahun ini provinsi mengalihkan proyek pelebaran jalan menjadi peningkatan jalan, sambil menunggu pembebasan lahan tuntas seluruhnya baru nanti rencananya dilanjutkan pembetonan ke samping," ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan pembebasan lahan tersebut secepatnya. Menurutnya, jika anggaran sudah dicairkan maka secepatnya lahan yang tersisa segera dibebaskan. "Kita minta pertengahan tahun depan sudah selesai dibebaskan," katanya.

Dengan targetan pembebasan lahan selesai, maka Pemprov Jawa Barat langsung akan menindaklanjutinya dengan membanggun jalan tersebut. Sebenarnya, kata dia, sudah sejak tahun ini, Jawa Barat mendesak Kabupaten Bekasi agar segera menyelesaikan pembebasan lahan. "Makanya kami setuji dianggarkan tahun depan," ungkapnya.

Aria mengaku, ruas jalan itu kerap dikeluhkan pengguna jalan akibat sering terjadi kemacetan yang diakibatkan tingginya volume kendaraan yang tidak sebanding dengan lebar jalan eksis saat ini. Kepadatan kendaraan di jalur tersebut menjadi alasan pemerintah merencanakan pelebaran jalan.

Sementara berdasarkan catatan Satun Lalu Lintas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi untuk menempuh jalan sepanjang 17,2 kilometer itu dibutuhkan waktu dua hingga tiga jam lamanya saat jam sibuk di pagi dan sore hari. Untuk itu, pelebaran jalan tersebut sangat mendesak dan wajib menjadi prioritas.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak