alexametrics

Soal Jalan Berbayar, DTK Bekasi Sarankan Tak Berlaku Bagi Sepeda Motor

loading...
Soal Jalan Berbayar, DTK Bekasi Sarankan Tak Berlaku Bagi Sepeda Motor
Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur. Foto: dok/SINDOnews/Ramadhan
A+ A-
BEKASI - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) berencana akan menerapkan jalan berbayar atau electronik road pricing (ERP) di Jalan Kalimalang, Daan Mogot, dan Margonda. Untuk jalan berbayar ini, Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) menyarankan agar hanya berlaku untuk roda empat atau lebih.

Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB), Harun Ar Rasyid memberikan masukkan agar penerapan sistem jalan berbayar di Jalan Kalimalang Bekasi hanya untuk kendaraan roda empat atau mobil.

”Ya kalau ke motor kebijakan ini menjadi tidak rasional, karena kebijakan itu untuk kendaraan roda empat. Di beberapa negara yang lebih dulu terapkan itu dikhususkan hanya mobil saja,” katanya kepada wartawan, Senin (18/11/2019).



Apalagi, dia tak menampik penerapan ERP terhadap sepeda motor akan sangat meningkatkan pendapatan jalan berbayar itu. Hal itu dikarenakan jumlah sepeda motor yang cukup banyak.

Sepeda motor juga bisa mencari jalan lebih kecil atau alternatif dari pada kendaraan roda empat. ”Kalau untuk motor tentu pendapatannya besar, karena jumlah motor juga kan besar ya. Nah cuman dari sisi kemanfaatannya itu apakah itu akan lebih baik atau tidak,” tegasnya.

Kemudian, penerapan ERP bagi mobil lebih mudah dibandingkan sepeda motor. Sebab, dalam ERP harus ada alat yang dipasang sebagai sistem pembayaran. Sebab, ERP ini sangat mudah diterapkannya di mobil, karena di situ ada alatnya.

”Kalau di motor itu mau taruh alat dimana, kan alatnya memang tidak besar tapi cukup memakan tempat juga,” ujarnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak