alexametrics

Pengamat Sarankan Skuter Listrik Digunakan di Area Terbatas

loading...
Pengamat Sarankan Skuter Listrik Digunakan di Area Terbatas
Warga tengah menggunakna skuter listrik di trotoar Jakarta. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pemerhati dan praktisi road safety dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu angkat bicara soal penggunaan skuter listrik di jalur sepeda. Jusri menilai, hal tersebut sangat berbahaya bagi pengendara skuter listrik maupun pengguna jalan lain.

"Skuter listrik tersebut bilamana digunakan di jalan raya akan menjadi tidak aman dan rentan dengan kecelakaan," kata Jusri saat dihubungi SINDOnews, Minggu (17/11/2019).

Dia menambahkan, berlalu lintas di Indonesia yang masih menjadi mimpi pecinta keselamatan dan ketertiban. Maka kelompok-kelompok pemoda GrabWheels atau e-scooter tidak disarankan menggunakan di badan jalan walaupun di jalur sepeda sekalipun.



"Karena mengapa? Jalur sepeda yang ada masih di okupasi pengguna moda transportasi lain seperti pemotor mobil dan lain-lain," tambahnya.

Jusri melanjutkan, berdasarkan fakta empiris banyak kecelakaan fatal yang masih dialami oleh para pemoda sepeda sampai sekarang. (Baca juga: Polisi Bakal Tegur Penggunaan Skuter Listrik di Jalan Raya)

"Kalau masuk di situ lagi tetap saja malah nambah kecelakaan di jalur sepeda tersebut yang tidak dimiliki oleh para pesepeda tetapi juga menambah korban anggota baru skuter listrik. Untuk sementara tidak direkomendasikan digunakan di jalan raya. Apabila mau digunakan disarankan di daerah terbatas dan digunakan untuk hobi saja," tuturnya.

Jusri juga menuturkan, kecelakaan fatal bagi pengguna skuter listrik bukan hal baru di negara lain. Bahkan di negara lain pun sudah melarang. (Baca juga: Dishub Akan Sita Skuter Listrik yang Nekat Beroperasi di Jalan Raya)

"Di Singapura sudah melarang. Kalaupun menggunakan mereka gunakan di area terbatas sperti area parkir yang lalu lintasnya tidak ramai. Banyak sekali negara-negara yang telah melarang penggunaan skuter listrik di jalan raya," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak