alexametrics

Pemkot Klaim Kota Bogor Bebas Buta Aksara

loading...
Pemkot Klaim Kota Bogor Bebas Buta Aksara
Pemkot Bogor menyatakan Kota Bogor telah bebas dari buta aksara.Foto/Okezone/Ilustrasi.dok
A+ A-
BOGOR - Pemkot Bogor mengklaim telah menuntaskan buta aksara artinya dengan populasi penduduk 1.081.009 jiwa dinyatakan bebas buta aksara. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat dalam peringatan Hari Aksara Internasional 2019, pada Kamis, 7 November 2019 kemarin.

Ade mengaku bangga dengan capaian kinerja dinas terkait dalam menuntaskan buta aksara tepat pada Peringatan Hari Aksara Internasional 2019."Capaian ini hasil dari perjuangan panjang Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang dimotori Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor," kata Ade.

Dia menuturkan, dengan dinyatakan bebas buta aksara, tentu tidak membuat Pemkot bisa leluasa berlepas diri, justru sebaliknya harus terus dipertahankan. Maka dari itu, pihaknya berkomitmen akan terus mendukung upaya Dinas Pendidikan melalui kebijakan bantuan anggaran bagi PKBM.



"Banyak inovasi keterampilan dari PKBM yang membuat warga tidak hanya sekedar bisa baca tulis hitung, tetapi juga mempunyai keahlian lain. Ini sesuai dengan harapan kami menuntaskan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, Fahrudin mengatakan, peringatan hari aksara di Kota Bogor dibuat berbeda dengan memadukan paket kesetaraan di PKBM. Hal ini dilakukan agar pendidikan non formal tidak kalah dengan pendidikan formal.

Tercatat, saat ini sudah ada 37 PKBM se-Kota Bogor yang bisa dimanfaatkan warga untuk belajar."Di pendidikan non formal malah mereka tidak hanya belajar baca tulis, tetapi juga diajarkan membuat produk yang bernilai jual," ujarnya.

Fahrudin menambahkan, PKBM ini memang menjadi alternatif pilihan bagi mereka yang waktu atau kondisinya terbatas. Tak jarang banyak anak-anak yang terpaksa bekerja membantu orang tua yang belajar di pendidikan non formal, karena waktunya yang leluasa dan mereka pun nyaman dibanding sekolah formal.

"Yang pasti semua ini dilakukan agar semua warga dari usia 10 tahun sampai tak terbatas bisa melek aksara dan tahun ini terbukti Kota Bogor bebas buta aksara," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak