alexametrics

DPRD Fokus Bahas RAPBD 2020, Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Mundur

loading...
DPRD Fokus Bahas RAPBD 2020, Pemilihan Wagub DKI Diprediksi Mundur
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta diperkirakan kembali mengalami kemunduran waktu. Pasalnya, saat ini skala prioritas DPRD DKI menyelesaikan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020.

"Sepertinya akan mundur lagi pemilihan Wagub DKI, pertama dari jawaban ketua fraksi PKS, artinya dia sedang melakukan kebijakan politik anggaran terkait dengan APBD 2020, tentu ini menyita waktu. Karena deadline sudah waktunya memang harus fokus ke situ," ungkap pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin saat dihubungi SINDOnews, Senin (4/11/2019).

Menurut Ujang, tertundanya pemilihan Wagub DKI disebabkan karena hubungan antara dua partai pengusung, yakni PKS dan Gerindra sudah tidak lagi bersama dalam jalinan koalisi di DKI.(Baca: Terkendala KUA-PPAS 2020, PKS Harap Akhir Tahun Anies Sudah Punya Wagub)"Terkait pemilihan Wakil Gubernur, kenapa tidak fokus mereka, karena ini dari awal antara PKS dengan Gerindra tidak ketemu. Maka tidak ada jalan keluar, karena tidak ada jalan keluar akhirnya tadi, tidak menjadi prioritas, bisa mundur," ujarnya.
Ujang menuturkan, sejatinya masyarakat sudah sangat menunggu kehadiran sosok seorang Wagub DKI yang baru. Karena dengan adanya sosok Wagub akan menjadikan Jakarta lebih baik lagi dalam melayani kebutuhan warga.Kendati demikian Ujang meminta agar masyarakat memaklumi proses dinamika yang tengah terjadi di DPRD DKI. "Nah ini yang sebenarnya menjadi catatan DPRD hari ini, kita tentu mendorong agar DPRD secepatnya mengangkat Wakil Gubernur baru, tapi kenyataannya dari dinamika politik yang berkembang terutama di DPRD-nya, sepertinya akan molor lagi," ucapnya.

(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak