alexametrics

APBD Kota Depok 2020 Ditargetkan Naik Rp4,86 Miliar

loading...
APBD Kota Depok 2020 Ditargetkan Naik Rp4,86 Miliar
Pemkot Depok memprediksi APBD 2020 mengalami kenaikan 4,86%.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A+ A-
DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memprediksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Depok 2020 naik 4,86% atau sekitar Rp135 miliar. Estimasi pendapatan daerah di tahun 2020 sebesar Rp2,927 triliun. Sedangkan tahun 2019 pendapatan murni APBD hanya sebesar Rp 2,791 triliun.

"Target pendapatan daerah tersebut belum termasuk pendapatan DAK, bantuan keuangan provinsi atau sumber pendapatan lainnya yang nantinya akan di koreksi setelah mendapatkan kepastian alokasi nilainya,” kata Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Minggu, 3 November 2019 kemarin.

Pradi bahwa pendapatan daerah ini bersumber dari pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,269 triliun, dana perimbangan sebesar Rp1,036 triliun dan lain- lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp622,047 miliar. Kebutuhan pos anggaran belanja daerah pada APBD tahun 2020 diusulkan sebesar Rp3,469 triliun yang berarti terjadi kenaikan sebesar Rp122,840 miliar atau naik 3,67% dari anggaran belanja sebelumnya pada APBD (murni) 2019 sebesar Rp3,346.



"Belanja saerah ini meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp1,372 triliun atau 39,55% dari total anggaran belanja. Selanjutnya belanja langsung sebesar Rp2,097 triliun atau sekitar 60,45% dari total anggaran belanja, terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp380,212 miliar, Barang belanja dan jasa sebesar Rp853,093 miliar dan belanja modal sebesar Rp863,811 miliar,” ungkapnya.

Pradi menuturkan, pada tahun 2020, fokus anggaran ditekankan pada pelayanan masyarakat. Mulai dari pemberian bantuan siswa miskin dan rawan drop out (DO) hingga pelayanan puskesmas rawat inap 24 jam disetiap kecamatan. "Kemudian juga untuk pembangunan RSUD wilayah timur, pelaksanaan Pemilukada tahun 2020, pembangunan taman terpadu di setiap kelurahan dan pembebasan lahan saran prasarana umum," pungkasnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak