alexametrics

Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Driver Ojol Ditemukan Membusuk di Cengkareng

loading...
Tiga Hari Tak Keluar Kamar, Driver Ojol Ditemukan Membusuk di Cengkareng
Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Warga jalan Merpati, RT 06/06, Cengkareng, Jakarta Barat digegerkan dengan meninggalnya Daniel Oloan Hamonangan (25) yang membusuk selama tiga hari di kamar indekos. Saat ditemukan warga, jenazah Daniel sangat mengenaskan karena telah rusak dan membusuk.

Ketua RT 06, Rosmiawati menuturkan pria yang bekerja sebagai ojek online itu tinggal seorang diri. Meski beralamat di jalan Peta Utara Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat namun Daniel memilih tinggal di Cengkareng.

“Awalnya curiga setelah penghuni kost lain mencium aroma bangkai binatang. Usai ditelusuri, bau itu dari dalam kamar kost korban. Pemilik dan penghuni kost lalu melaporkan kecurigaan tersebut kepadanya,” ucap Rosmiawati, Minggu (3/11/2019).



Setelah dicek dan ditelusuri, aroma tak sedap itu berasal dari jenazah korban yang sudah membusuk di dalam kamar kost.

"Saat diperiksa ternyata benar bau bangkai berasal dari kamar kost korban yang terkunci rapat. Kita terkejut ketika melihat tubuh korban di lantai dari balik jendela kamar yang terbuka sedikit," jelasnya.

Atas kejadian tersebut warga pun segera melaporkannya kepada pihak kepolisian Polsek Cengkareng yang langsung mendatangi lokasi kejadian.

"Kita langsung lapor polisi, karena kita takut korban yang sudah tiga hari tidak keluar kamar telah menjadi mayat," ujarnya sembari mengatakan Daniel telah tinggal selama tujuh tahun.

Meski cukup lama, namun Daniel bukan orang suka bersosialisasi. Ia memilih diam dalam kamar saat libur kerja dan tak bergaul dengan warga.

"Korban mah tidak bergaul dengan warga, untuk dimintai data dan iuran sampah aja korban sangat susah," tambah ketua RT 06.

Kapolsek Cengkareng, Kompol H. Khoiri, menjelaskan pihaknya mendapat laporan warga terkait penemuan mayat di dalam kamar kost, dirinya bersama jajaran lalu segera mendatangi tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi kejadian, tidak ada tanda tanda penganiayaan dan barang pribadi korban yang hilang. Namun untuk jendela kamar kost yang terbuka dan agak rusak polisi akan melakukan penyelidikan.

"Untuk penyebab meninggalnya korban masih kita selidiki karena tidak ada tanda tanda luka penganiayaan dan barang korban yang hilang," terang Kompol H. Khoiri.

Selain menemukan identitas korban, polisi yang melakukan pemeriksaan di TKP, juga turut mendapati sebuah botol cairan kimia pembunuh serangga di meja dekat tubuh korban.

Untuk mendalami penyelidikan pihak kepolisian lalu membawa jenazah korban ke rumah sakit Polri Kramat Jati Jakarta. "Kita bawa mayat korban ke RS Polri untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Kapolsek Cengkareng.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak