alexametrics

Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

loading...
Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Pengemudi taksi online ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Calya depan di Jalan Raya Wangun-Tajur, Bogor Selatan, Kota Bogor. Foto/Haryudi/SINDOnews
A+ A-
BOGOR - Pengemudi taksi online ditemukan tewas di dalam mobil Toyota Calya depan Jalan Raya Wangun-Tajur, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/10/2019) dini hari. Sopir taksi online berinisial AF (31), ditemukan tewas bersimbah darah.

Diduga AF menjadi korban pembunuhan. Namun belum diketahui seberapa parah luka dan motif mayat yang ditemukan dalam mobil jenis Toyota Calya F 1088 CL. Saat ini petugas Polsek Bogor Timur masih melakukan penyelidikan.

Saat ditemukan warga, jasad tersebut dalam posisi duduk di bangku pengemudi dengan pintu terbuka. Lalu, tampak cucuran darah korban yang mengalir hingga ke jalan.Berdasarkan informasi diperoleh pengemudi tersebut tewas setelah mengalami luka di bagian leher. "Saya jam dua keluar dari kantor cari makan. Belum ada apa setelah makan setengah tiga. Anak-anak manggil saya dari sebrang Pak cepat ke sini ini kayaknya ada air. bukan air tapi darah. Saya minta jauhin," kata Nana Jumhana petugas keamanan Bank BRI Harjasari.
Melihat kejadian tersebut dirinya langsung melaporkan ke polisi. "Karena saya enggak berani buka mobilnya," ujarnya.



Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Nicko N Adi Putra membenarkan peristiwa tersebut.

"Kita lakukan olah TKP, kita menemukan beberapa barang bukti seperti dompet, id, uang Rp200.000 lebih dua buah HP dan senjata karter yang diduga digunakan pelaku untuk membunuh korban," ucapnya.

Untuk pelaku, lanjut AKP Nicko, pihaknya belum bisa memastikan apakah satu atau dua. "Nanti tentunya akan kumpulkan alat bukti bagian proses penyidikan. Bisa satu lebih dari satu orang pelaku. Kini korban sudah di bawa ke RSUD untuk diautopsi," pungkasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak