alexametrics

Digusur Ahok, Kampung Akuarium Akan Disulap Anies Jadi Destinasi Wisata

loading...
Digusur Ahok, Kampung Akuarium Akan Disulap Anies Jadi Destinasi Wisata
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menghadiri peringatan penggusuran semena-mena di Kampung Akuarium, Penjaringan beberapa waktu lalu. Foto: dok/Okezone
A+ A-
JAKARTA - Setelah digusur di era Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok), Pemprov DKI kini berusaha memulihkan kampung Akuarium tetap menjadi pemukiman penduduk. Bahkan, Pemprov DKI akan menjadikan bangunan benteng di Kampung Akuarium sebagai bangunan cagar budaya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, pihaknya bakal menjadikan bangunan Cagar Budaya Benteng yang berada di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara sebagai tempat wisata sejarah. (Baca: Lahir di Reruntuhan Kampung Akuarium, Bayi Ini Dinamai Anies Sandi)

Diketahui, Kampung Akuarium pada 2016 silam yang digusur Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Ahok bakal disulap jadi bangunan berlapis. Langkah itu merupakan rencana Anies tahun 2020 mendatang.



Anies mengatakan, dalam perencanaan tersebut pihaknya akan meminta pendapat dari warga dan pakar Cagar Budaya. (Foto: 6 Rumah di Purwakarta Hancur Akibat Hujan Batu Raksasa)

"Ketentuan mengenai cagar budaya kita akan ikuti. Jadi dalam perencanaannya pun kita mendegarkan warga mendegar kan pakar cagar budaya sehingga nanti tempat ini benar-benar jadi semacam kawasan wisata sejarah," kata Anies di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Anies menambahkan, tak hanya Cagar Budaya Benteng, Cagar Budaya seperti Masjid Luar Batang dan Pelabuhan Sunda Kepala juga menjadi perhatian khusus Pemprov DKI Jakarta.

"Dari mulai Masjid Luar Batang, kemudian Pelabuhan Sunda Kelapa kemudian kampung akuarium terus ke bawah sampai ke kota tua itu sebagai sebuah rangkaian jadi itu pasti diperhatikan," tuturnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak