alexametrics

Demo Mahasiswa dan Pelajar, Lalu Lintas Sekitar DPR Dialihkan

loading...
Demo Mahasiswa dan Pelajar, Lalu Lintas Sekitar DPR Dialihkan
Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Jakarta, Senin (23/9/2019). Foto/SINDOphoto/Yulianto
A+ A-
JAKARTA - Adanya aksi unjuk rasa di depan Gedung MPR/DPR dan sekitarnya, bahkan saat ini massa sudah memblokade jalan di kedua arah. Baik dari arah Cawang menuju Tomang, maupun dari arah sebaliknya Tomang menuju Cawang.

Marketing and Communication Department Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Regional JabodetabekJabar Irra Susiyanti mengatakan, untuk menjaga keamanan dan keselamatan pengguna jalan, serta atas diskresi kepolisian, maka saat ini lalu lintas yang menuju lokasi unjuk rasa dilakukan penutupan.

Di antaranya:
- Lalu lintas dari arah Jagorawi dan dari arah Jakarta-Cikampek menuju Semanggi dialihkan ke arah Jatinegara
- Lalu lintas dari arah Jatinegara menuju Semanggi dialihkan ke arah TMII
- Untuk lalu lintas yg sudah terjebak di dalam tol menuju
lokasi unjuk rasa dr arah Cawang diputarbalikan di Semanggi (Km 8.100) dan Senayan (Km 9.800), sebaliknya lalu lintas dr arah Tomang diputarbalikan di Slipi (Km 12.400 dan 11.600), serta dikeluarkan di pintu keluar terdekat



"Kami imbau pengguna jalan agar tetap berhati-hati, dan gunakan jalur alternatif lain. Informasi tol dapat menghungi call center 14080," kata Irra lewat keterangan persnya, Senin (30/9/2019).

Untuk monitor kondisi lalu lintas jalan tol terkini, dia meminta, masyarakat untuk mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, yaitu: Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080, Twitter @PTJASAMARGA (khusus informasi lalu lintas) dan @OFFICIAL_JSMR (untuk informasi umum lainnya), Instagram @official.jasamarga, Aplikasi Mobile JMCARe serta Website http://www.jasamarga.com.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak