alexametrics

Ada Demo Pelajar, Ganjil Genap Tak Berlaku di Jalan Ini

loading...
Ada Demo Pelajar, Ganjil Genap Tak Berlaku di Jalan Ini
Ratusan siswa STM se-Jabodetabek menutup sebagian badan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (25/9/2019). Foto/Isra Triansyah/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Sistem ganjil genap yang diterapkan di sejumlah jalan Jakarta hari ini tak diberlakukan lantaran ada aksi unjuk rasa yang dilakukan para pelajar. Sebelumnya, para pelajar itu menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR/DPD RI.

Langkah diskresi itu disampaikan oleh Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir. Kata dia, diskresi pembatasan ganjil genap untuk Rabu (25/9/2019) sore ini pukul 16.00 -21.00 WIB dikecualikan. (Baca juga: Hendak Aksi ke Gedung DPR, Puluhan Pelajar Bekasi Diamankan)

"Adapun pengecualian itu dari Jalan S Parman sampai MT Haryono dan sebaliknya. Lalu, dari Jalan Kota Tua, Jakarta Barat sampai Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan dan sebaliknya," ujarnya pada wartawan, Rabu (25/9/2019).



Selain itu, polisi juga melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI imbas adanya aksi para pelajar di kawasan tersebut. Adapun rekayasanya sebagai berikut.

1. Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi ditutup di bawah Flyover Ladogi diarahkan ke Gerbang Pemuda.

2. Jalan Gerbang Pemuda yang arah ke kiri ditutup dibelokan ke kiri ke arah Jalan Asia Afrika ke Jalan Senayan dan Jalan Pakubuono.

3. Jalan Asia Afrika ke arah Jalan Gerbang Pemuda ditutup diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar dibelok ke kiri Jalan Tentara Pelajar.

4. Jalan Tentara Pelajar dari arah Manggala Wanabakti di trafic light ditutup ke Jalan Lapangan Tembak diluruskan ke Jalan Tentara Pelajar arah ke Permata Hijau dan Kebayoran Lama.

5. Jalan Tentara Pelajar pojok Jalan Gatot Subroto ditutup untuk mencegah lawan arus dan putar balik kendaraan.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak