alexametrics

Kemenhub Pastikan Tol Japek Elevated II Sudah Bisa Dilintasi November

loading...
Kemenhub Pastikan Tol Japek Elevated II Sudah Bisa Dilintasi November
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau kesiapan infrastruktur tol Japek Elevated II di Kilometer 10, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2019). Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A+ A-
JAKARTA - Kementrian Perhubungan Republik Indonesia memastikan tol Jakarta - Cikampek II sudah mulai dilintasi kendaraan pada November 2019 mendatang. Namun, untuk kontruksinya dipastikan akhir Oktober sudah rampung. Untuk itu, uji coba akan segera dilakukan pada awal November mendatang.

Hal itu diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau kesiapan infrastruktur tol Japek Elevated II di Kilometer 10, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (22/9/2019).

"Kemungkinan November mendatang sudah bisa dilintasi, pengerjaan kontruksi sudah mau selesai," kata Budi kepada wartawan di lokasi.



Untuk itu, kata dia, dengan segera akan beroperasinya Jepek Elevated II bisa memangkas perjalanan ke Bandung selama 2 jam. Sebab, saat ini perjalanan Jakarta-Bandung selama ini membutuhkan waktu 4-5 jam.

"Artinya perjalanan dari Jakarta menuju Bandung bisa hanya membutuhkan waktu 2 jam atau minimal kurang dari 3 jam," ujarnya.

Menurut dia, pemangkasan waktu itu bisa dilakukan dengan perencanaan yang baik dari masing-masing pihak yang mengelola Tol Japek II Elevated ini. Misalnya, harus direncanakan siapa saja (kendaraan golongan) yang bisa naik ke Tol Elevated, siapa yang bukan, ini menjadi penting untuk ketepatan waktu menuju Bandung.

Budi juga menekanakan agar proyek pembangunan Tol Japek II Elevated ini bisa di operasikan pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) akhir tahun ini.

Apalagi progresnya pembangunanya sudah mencapai 96,5 persen. Artinya, Oktober akhir sudah bisa semua diselesaikan, dan November sudah bisa dilakukan uji coba kendaraan.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak