alexametrics

Hujan Angin, Pohon Tumbang Rusak Puluhan Rumah dan Dua Mobil di Bogor

loading...
Hujan Angin, Pohon Tumbang Rusak Puluhan Rumah dan Dua Mobil di Bogor
Ilustrasi, pohon tumbang timpa mobil. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Hujan deras disertai angin kencang membuat puluhan rumah rusak akibat tertimpa pohon. Tak hanya itu, angin kencang juga membuat atap rumah berterbangan hingga dua unit mobil di Kota Bogor rusak parah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor kerusakan rumah akibat angin kencang tersebar di enam kecamatan yakni Tanah Sareal, Bogor Utara, Bogor Barat, Bogor Tengah, Bogor Selatan dan Bogor Timur.

Paling banyak terjadi Kecamatan Bogor Barat, tepatnya di Kelurahan Gunung Batu, sebanyak 15 rumah rusak karena atapnya terbawa angin dan tertimpa pohon jenis Ki Bolong. Sisanya 13 rumah tersebar di lima kecamatan lainnnya. (Baca: Diguyur Hujan Deras, Pondasi Roboh tewaskan Empat Warga Bogor)



"Iya ada dua unit mobil rusak tertimpa pohon pertama di Jalan Kesehatan, Kelurahan/Kecamatan Tanah Sareal, sebuah pohon jenis bintaro dengan tinggi 10 meter dan diameter 50 cm ini menimpa kabel dan mobil Chevrolet Aveo dengan Nopol F 1137 DU milik Iyan," ujar Kepala BPBD Kota Bogor Juniarti Estiningsih, Kamis (19/09).

Kemudian yang kedua, Jalan Kantor Pos, Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pohon jenis kelor laut dengan tinggi 11 meter dan diameter 70 cm ini tumbang lalu menutupi jalan umum, menimpa kabel milik PLN dan pohon menimpa mobil Dhaihatsu Xenia F 1859 GG. (Baca juga: Bantu Korban Puting Beliung Bogor, Pemprov Jakbar Kucurkan Rp5 Miliar)

"Penanganan pemotongan pohon tumbang disemua lokasi sudah selesai semua dilakukan bersama pihak Pemadam Kebakaran, Dinas Pertamanan dan Dinas Perhubungan Kota Bogor dan Alhamdulilah sampai saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka," katanya.

Menurutnya, kerusakan rumah dan pohon tumbang disebabkan karena hujan deras bersamaan dengan angin cukup kencang yang melanda wilayah Kota Bogor, Rabu sore tadi. Esti mengimbau masyarakat untuk waspada disaat turun hujan."Bulan ini diperkirakan masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan sehingga berpotensi hujan deras disertai angin kencang. Masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar utamanya di pinggir jalan," jelasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak