alexametrics

Kasus Pengemudi 'Seret' Polantas di Kap Mobil Berujung Damai

loading...
Kasus Pengemudi Seret Polantas di Kap Mobil Berujung Damai
Tavipuddin bersama Bripka Eka Setiawan saat memberikan keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (17/9/2019). Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A+ A-
JAKARTA - Anggota Satlantas Polsek Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Bripka Eka Setiawan yang sempat diseret mobil sejauh 200 meter memutuskan untuk mencabut laporannya. Setelah laporan dicabut, kasus tersebut diselesaikan secara damai.

Bripka Eka mengatakan, dia sempat membuat laporan ke Polsek Pasar Minggu karena Tavipuddin melawan petugas saat hendak ditilang saat parkir sembarangan. Namun, saat tahu latar belakang si sopir, dia akhirnya berubah pikiran dan memilih menyelesaikan permasalahan itu secara damai. (Baca: Viral Video Polantas Bergelantungan di Atap Mobil, Begini Kronologinya)

"Saya akan cabut laporan dan akan diselesaikan secara kekeluargaan," katanya pada wartawan, Selasa (17/9/2019). Bripka Eka mengaku tak tahu kalau Tavipuddin sedang sakit.



Saat di Polsek, lanjutnya, Eka mengaku melakukan komunikasi dengan istri Tavipuddin. Disitu terungkap kalau kondisi pelaku seperti itu habis di kemo sebanyak 6 kali.

Menurutnya, pengemudi mobil yang menyeretnya sejauh 200 meter itu ternyata sedang mengalami sakit kanker stadium 4. Saat peristiwa penyeretan diatap kap mobil itu, Tavipuddin baru saja pulang menjalani perawatan atas sakitnya.

"Imbauan kita mudah-mudahan tak terjadi lagi hal-hal seperti ini, apalagi pada anggota lainnya juga yang bertugas di lapangan. Kita di lapangan sama-sama menghargai dan masyarakat pun diimbau tertib dalam berlalu lintas," katanya.

Saat kejadian, tambahnya, dia pun hanya pasrah bila sampai terjadi hal tak diinginkan dan dia saat itu hanya ingat dengan anak istrinya, tapi dia bersyukur tak sampai mengalami luka."Peristiwa yang saya alami ini merupakan resiko sebagai aparat yang tengah bertugas di lapangan," katanya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak