alexametrics

Kontraktor Tol Becakayu Siap Bongkar Trotoar di Tengah Jalan Raya Kalimalang

loading...
Kontraktor Tol Becakayu Siap Bongkar Trotoar di Tengah Jalan Raya Kalimalang
Trotoar di tengah Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kepala Seksi Lalu Lintas Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Andreas Eman memastikan pihak kontraktor Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) siap membongkar trotoar yang berada di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur.

"Jadi itu masih wewenang Becakayu agar tolong ditindak lanjuti sesuai dengan program dari Pemda, dibuat trotoar. Memang saya tanya ke dia (kontraktor) juga, dia bilang trotoar. Saya bilang trotoar itu di samping bukan di tengah kan gitu, akhirnya dia sudah siap untuk koordinasi kapan ada perintah dari Wali Kota untuk memindahkan itu (trotoar). Bahkan dia berencana membikin taman juga dan itu baru wacana," ujar Eman saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Senin (16/9/2019).

Eman mengaku turut mengkritisi keberadaan trotoar tersebut, karena melihat dari segi keselamatan pengendara yang menggunakan jalan tersebut. "Saya lihat dari segi bahaya lalu lintasnya. Kalau masalah trotoar itu memang kebijakan dari Bina Marga, tapi bahwa di sekitar sana kecelakaan sering terjadi, sehingga harus cari solusi yang terbaik, tolong segera. Jadi siap dari Becakayu untuk memodifikasi, menjadi trotoar," tegas Eman.



Sejatinya, kata dia, keberadaan trotoar itu sudah ada sejak lama. Kontaktor Tol Becakayu sendiri sudah mencoba berkoordinasi dengan dinas terkait, yakni Dinas Bina Marga, namun menemui kesulitan sehingga pembicaraan mengenai pembangunan jalan itu tidak terlaksana dan pihak kontraktor memakai perencanaan sendiri. (Baca juga: Bahaya, Trotoar di Tengah Jalan Kalimalang Dikeluhkan Pengendara)

"Sejak 1 tahun yang lalu, karena mereka itu punya perencanaan, perencanaan mereka seperti itu. Nahm dikala dia berkoordinasi dengan Bina Marga, itu ada kesulitan proses untuk koordinasinya, sehingga dia kan kerjar target, kejar waktu, ya sudah, jadi perencanaan dia lah yang di pakai. Tapi perkara ada perubahan, dia siap melakukan perubahan perubahan," ucapnya.

Eman menambahkan, keberadaan trotoar di ruas jalan itu terbagi beberapa titik dan tidak terlalu panjang. "Itu ada segmen ya. Dari Pangkalan Jati sampai ke Raden Intan ada sekitar berapa, tapi enggak semua ada. Kalau enggak salah ada 5 segmen lah, dan panjangnya enggak nyampe 3 km," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak