alexametrics

Dinilai Janggal, PDIP Minta Tender Proyek Pembangunan JIS Diulang

loading...
Dinilai Janggal, PDIP Minta Tender Proyek Pembangunan JIS Diulang
Maket Jakarta International Stadium yang mulai di-kick off pada Kamis sore tadi.Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta meminta PT Jakarta Propertindo (Jakpro) mengulang tender proyek pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS). Tender proyek pembangunan yang dilakukan Jakpro dinilai banyak kejanggalan.

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyayangkan permasalahan yang terjadi dalam proses tender pembangunan JIS seperti yang ramai dipemberitaan. Menurutnya, sejak pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 fraksi PDIP menentang Penyertaan Modal Daerah (PMD) ke PT Jakpro sebesar Rp4,7 triliun.

Bahkan, pihaknya juga meminta pembangunan JIS diserahkan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait yakni Dinas Olahraga dan Pemuda.



"Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan harus menyelesaikan masalah tender pembangunan JIS oleh PT Jakpro," kata Gembong saat dihubungi, Selasa (10/9/2019).

Gembong menjelaskan, Fraksi PDIPerjuangan berkomitmen adanya percepatan pembangunan stadion BMW, namun demikian dikarenakan adanya kejanggalan-kejanggalan dalam prosedur maupun penetapan pemenang, Fraksi PDI Perjuangan meminta agar PT Jakpro membatalkan dan melakukan tender ulang, sesuai dengan peraturan yangg berlaku dengan memperhatikan prinsip-prinsip akuntabilitas dan profesionalisme.

"Gubernur Anies harus bertanggung jawab bila memang ada masalah dalam tender tersebut," ungkapnya.

Seperti diketahui, lelang proyek pembangunan Jakarta International Stadium alias Stadion BMW dimenangkan oleh Kerja sama Operasional (KSO) Wika Gedung, Jaya Konstruksi dan PT PP. Mereka dipilih sebagai pemenang oleh panitia pelelangan tender dengan nilai tawaran Rp4,08 triliun. Padahal ada KSO lainnya yang digawangi PT Adhi Karya menawarkan harga lebih murah atau sebesar Rp3,78 triliun.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak