alexametrics

Empat Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bekasi Diringkus

loading...
Empat Pelaku Pengeroyokan hingga Tewas di Bekasi Diringkus
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Tak butuh lama, pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Arianto Sibarani (46) dan Wawan Sibarani (46) hingga tewas mengenaskan akhirnya tertangkap tidak jauh dari lokasi kejadian di Gang Pahlawan IV, RT 5/1, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (9/9/2019) pagi.

Empat pelaku yang berhasil diantaranya : R alias Anto, AM, HS alias Bedul, DP alias Wiwit. Sedangkan empat lainya masih dalam proses pengejaran atau DPO. "Pelaku pengeroyokan berjumlah delapan orang, empat masih buron," ujar Wakil Kepala Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana.

Selain mengeroyok korban Arianto dan Wawan hingga tewas, para pelaku juga melakukan pengeroyokan terhadap korban bernama Hepriansyah dan Bahri yang kini menjalani perawatan intentensif di Rumah Sakit Sentosa. "Kondisinya sudah membaik, walaupun saat kejadian mengalami kritis," katanya.



Berdasarkan keterangan pelaku, peristiwa adu jotos itu terjadi ketika warga setempat menggelar acara malam puncak hari kemerdekaan dengan menggelar organ tunggal. Disana terdapat empat korban yang sedang nongkrong di lokasi acara. Namun, di waktu bersamaan terlibat cekcot dengan pelaku R alias Anto.

Selesai acara, pelaku Anto memanggil rekannya. Dendam dengan itu, pelaku yang dalam keadaan bau alkohol memanggil temannya dan mengeroyok korban hingga tewas dan dua lainnya masuk rumah sakit. Bahkan, warga setempat coba melerai aksi keributan. Namun, amarah Anto dan kawan-kawan yang sudah tidak terbendung membuat warga mundur.

"Para pelaku sempat memukul warga yang hendak melerai, warga mundur karena jumlah pelaku cukup banyak dan dilengkapi senjata," ungkapnya. Menurut saksi mata yang menyaksikan, saat coba melerai keributan itu dua korban kakak adik sudah dalam keadaan tersungkur dengan darah berkucuran. Demikian juga korban yang di larikan ke rumah sakit.

"Korban sudah tidak berdaya karena hantaman benda tumpul dan benda tajam, yang melakukan pengeroyokan menggunakan kayu, batu, botol kaca, Korban mengalami luka di bagian kepala robek, gigi depan copot dan bagian muka memar akibat kekerasan benda tumpul," tuturnya.

Untuk mengunkap kasus ini, penyidik masih melakukan terhadap sejumlah pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Empat pelaku yang masih buron itu diantaranya, HRS, LGA, Acung dan KF."Kami mereka segera menyerahkan diri, jika tidak bakal kami berikan tindakan tegas," tegasnya.

Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari menambahkan, dari peristiwa berdarah itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa kayu balok sepanjang sekitar 80 sentimeter, patahan kayu balok sepanjang 60 sentimeter, potongan batu hebel warna putih.

Kemudian pecahan batu kali dan pecahan pot bunga. Akibat perbuatannya, para pelaku diduga telah melakukan tindak pidana dimuka umum secara bersama-sama melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan matinya orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat (3) KUHP dengan hukuman penjara paling lama 12 tahun.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak